Sabtu, 20 Jun 2026 19:02 WIB

9 Tahun WTP, Bupati Banyuwangi: Jaga Akuntabilitas di Tengah Refocusing APBD

  • Penulis :
  • | Selasa, 11 Mei 2021 14:52 WIB
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat menerima WTP ke 9
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat menerima WTP ke 9

jatimnow.com - Pemkab Banyuwangi sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) murni atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Opini WTP tersebut sukses diraih Banyuwangi 9 tahun beruntun.

Hasil audit BPK tersebut diterima Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Michael Edy Hariyanto di kantor BPK Jawa Timur, Selasa (11/5/2021). Penyerahan dilakukan oleh Kepala BPK Perwakilan Jatim, Joko Agus Setyono.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Bupati Ipuk bersyukur Pemkab Banyuwangi berhasil mempertahankan kualitas tata kelola keuangan daerah. Di tengah situasi Pandemi Covid-19 sehingga membuat pemkab harus melakukan refocusing anggaran, ternyata LKPD Banyuwangi tetap mendapat opini WTP dari BPK.

"Alhamdulillah, kita semua berhasil mempertahankan prestasi pengelolaan keuangan. Ini membuktikan bahwa akuntabilitas keuangan daerah tetap terjaga meskipun tahun lalu pemkab melakukan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 serta memperkuat pemulihan ekonomi. Kita jaga terus," ujarnya.

"Terima kasih kepada seluruh rekan-rekan perangkat daerah yang telah berupaya keras mempertahankan status opini WTP murni. Semoga ke depannya tetap dijaga," imbuhnya.

Bupati Ipuk menambahkan, opini WTP dari BPK tersebut memotivasi Banyuwangi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah.

Baca Juga: LHP BPK Belum Diterima, Pemkab Tulungagung Pastikan Program Tetap Berjalan

"Ini bukan sekadar soal administrasi, Tapi tata kelola keuangan yang baik juga akan memberikan manfaat positif bagi masyarakat dengan output-outcome program pembangunan yang jelas," ungkap dia.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi Mujiono mengatakan, penilaian WTP Murni yang diraih Banyuwangi, salah satunya karena dinilai menerapkan pengendalian internal yang bagus.

"Dari tahun ke tahun, tingkat penyimpangan atau kesalahan penyimpangan material semakin berkurang. Ini menandakan adanya pengawasan yang intensif dari Aparat Pengawas Internal Pemerintah-APIP (inspektorat). Dan ujungnya, menghasilkan pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien," kata dia.

Baca Juga: Kota Kediri Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Ini Pesan Mbak Wali

Mujiono berharap capaian ini bisa dipertahankan oleh seluruh OPD di Banyuwangi meski di tengah situasi beban ekonomi yang berat ini.

"Kuncinya adalah saling koordinasi dan mengkomunikasikan antar OPD. Semua alur APBD mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pengawasan dilakukan dengan baik dan terintegrasi dalam sebuah sistem," tandas Mujiono.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.