Kamis, 18 Jun 2026 16:31 WIB

ART Korban Penyiksaan di Surabaya: Tolong Selamatkan Putri Saya

Elok (kanan), ART korban penyiksaan saat ditemui Wakil Komisi B DPRD Surabaya, Anas Karno di liponsos
Elok (kanan), ART korban penyiksaan saat ditemui Wakil Komisi B DPRD Surabaya, Anas Karno di liponsos

jatimnow.com - Elok Anggraini Setyawati (45) atau EAS, asisten rumah tangga (ART) di Surabaya mengaku menjadi korban penyiksaan majikannya berharap putrinya segera diselamatkan.

Elok berharap kepolisian dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membantu melepaskan putrinya yang baru menginjak 10 tahun dari rumah majikannya. Dia pun mengaku sangat rindu dengan anak semata wayangnya tersebut, karena sudah tiga hari tak bertemu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Putri saya umur 10 tahun. Harapan saya supaya anak saya cepat keluar," ucap Elok saat ditemui di Liponsos Surabaya, Sabtu (8/5/2021) malam.

Elok dimasukkan ke Liponsos Surabaya sejak Kamis (6/5/2021) dengan laporan depresi atau sakit kejiwaan. Semenjak dirinya berada di liponsos, Elok khawatir dengan keselamatan dan pertumbuhan anaknya jika terlalu lama di rumah majikannya.

"Biar nggak niru kelakuan majikan saya. Aku nggak mau dibenci orang," jelas dia.

Elok juga mengaku sudah tidak memiliki siapapun di Surabaya. Suaminya telah menjadi TKI dan lama belum pulang. Tuntutan ekonomi menjadi faktor utama dirinya menjadi ART hingga disiksa, diperbudak selama satu tahun. Bahkan Elok mengaku pernah diminta makan kotoran kucing.

"Cuma satu kali saja terima bayaran. Habis itu nggak dikasih lagi," terangnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Padahal sebelum bekerja, Elok mengaku telah dijanjikan akan menerima upah Rp 1,5 juga tiap bulan.

"Saya itu dulu dijanjikan gaji satu juta lima ratus ribu rupiah setiap bulan," tegas dia.

Sementara Wakil Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno mengaku tidak tega dengan kondisi warganya itu. Dia berjanji akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Saya siap mengawal dan mendampingi kasus ini," ungkap Anas.

Di sisi lain, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian juga menyebut bahwa timnya tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

"Sedang kami dalami dan tindaklanjuti," tegas Oki saat dikonfirmasi Sabtu (8/5/2021).

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.