Sabtu, 20 Jun 2026 07:33 WIB

ART Ngaku Disuruh Makan Kotoran Kucing hingga Dianiaya Jadi Pilihan Pembaca

  • Penulis :
  • | Minggu, 09 Mei 2021 10:03 WIB
ART yang mengaku dianiaya majikan bercerita kepada Wakil Komisi B DPRD Surabaya, Anas Karno
ART yang mengaku dianiaya majikan bercerita kepada Wakil Komisi B DPRD Surabaya, Anas Karno

jatimnow.com - Dari sejumlah berita yang disajikan jatimnow.com pada Sabtu (8/5/2021), berita ART di Surabaya mengaku disuruh makan kotoran kucing hingga dianiaya majikan menjadi pilihan pembaca.

Kisah ART di Surabaya, Disuruh Makan Kotoran Kucing hingga Dianiaya Majikannya

Baca Juga: Kolaborasi Unisla, Arema Lolos Lisensi AFC, Tim Raimas Kalam Munyeng

Nasib malang menimpa seorang wanita berinisial EAS (45), asal Kelurahan Kejawan Putih Tambak, Kecamatan Mulyorejo Kota Surabaya.

Ia mengaku sehari-harinya bekerja menjadi asisten rumah tangga (ART) di kawasan Manyar, Kota Surabaya.

EAS diduga menjadi korban penyiksaan oleh majikannya sendiri. Ia mengatakan jika majikannya memasukkan dia ke Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) dengan laporan gangguan jiwa.

Kepada Wakil Komisi B DPRD Surabaya, Anas Karno, EAS mengaku kerap kali mendapat siksaan saat bekerja, mulai disetrika, hingga disuguhi makanan yang dicampur kotoran kucing oleh sang majikan

Bandit Pembobol Rumah Bersenjatakan Celurit Keok Dihajar Korban dan Massa

Baca Juga: Hidupkan Bandara, PMI Terkurung dalam Peti Es, Disorientasi Seksual

Seorang bandit bersenjatakan celurit menyerah dihajar warga dan korban setelah kepergok membobol sebuah rumah di Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Jumat (7/5).

Tersangka adalah Feri Irawan (20), asal Desa Semut, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

"Tersangka ini terbilang nekat dalam melakukan pencurian disertai tindak kekerasan di dalam rumah korban saat sahur kemarin. Namun, untung saja korban yang dibantu warga berhasil menangkap tersangka," jelas Kapolsek Purwosari, AKP Safiudin, Sabtu (8/5/2021).

Baca Juga: Prajurit Tewas, DPRD Jatim Desak Penguatan Perda, Mbak Vinanda Sidak

ART Diduga Dianiaya hingga Disuruh Makan Kotoran Kucing Mengaku Digaji 1 Kali

EAS atau Elok Anggraini Setyawati (45), asisten rumah tangga (ART) yang diduga menjadi korban penganiayaan majikannya menyebut dirinya hanya sekali menerima gaji dari majikannya selama setahun bekerja di salah satu rumah di Raya Manyar Tirtomoyo, Kota Surabaya.

"Cuma satu kali saja terima bayaran. Habis itu nggak dikasih lagi," ujar Elok saat ditemui di Liponsos Surabaya, Sabtu (8/5/2021) malam.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.