Senin, 15 Jun 2026 01:17 WIB

ART Diduga Dianiaya hingga Disuruh Makan Kotoran Kucing, Ini Kata Liponsos

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 08 Mei 2021 18:12 WIB
ART yang kini dirawat di Liponsos Kota Surabaya
ART yang kini dirawat di Liponsos Kota Surabaya

jatimnow.com - Kepala UPT Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Surabaya, Gianto mengatakan bahwa EAS, asisten rumah tangga (ART) yang kini tengah mendapat perawatan di tempatnya diduga kuat menjadi korban penganiayaan.

Pasalnya, saat diantarkan majikannya ke Liponsos, di tubuh perempuan berusia 45 tahun itu ditemukan sejumlah luka lebam.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Diantarnya ke sini itu tiga hari lalu. Katanya orang terlantar. Pas di cek, di tubuhnya banyak luka lebam. Terus kita lakukan perawatan. Alhamdulillah sekarang mulai membaik, sehat kembali. Sudah bisa berjalan juga," kata Gianto saat dikonfirmasi jatimnow.com, Sabtu (8/5/2021).

Baca juga: 

Ia mengatakan saat mengetahui ada luka lebam di tubuh EAS, pihaknya lantas menelusuri asal usul perempuan tersebut.

Dari pengakuan EAS, ia berasal dari Jombang dan bekerja sebagai ART di Surabaya sejak satu tahun yang lalu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Katanya kerja jadi ART di daerah Manyar. Kita agak kesulitan menelusuri tempat tinggalnya karena KTP yang bersangkutan juga katanya ditahan sama majikannya," jelasnya.

"Ini juga kita masih berusaha mencari alamat rumah majikannya di daerah Manyar mana. Karena yang bersangkutan hanya menyebutkan daerah Manyar," tambah Gianto.

Selain dianiaya, kabarnya EAS juga diperlakukan tidak manusiawi oleh sang majikan, dengan cara diberi makan kotoran kucing.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kalau dari keterangan yang bersangkutan seperti itu," tandas Gianto.

Lantas, apakah sudah membuat laporan ke pihak kepolisian? Gianto mengaku belum.

"Belum. Cuma sempat ada dari pihak Polsek Sukolilo yang datang ke sini. Kelanjutannya seperti apa juga belum tahu. Tadi juga ada dari pihak Polrestabes Surabaya datang ke sini," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.