Senin, 15 Jun 2026 18:40 WIB

Karyawan di Surabaya Tuntut Pelunasan Gaji, Begini Respon Damri

Kantor Perum Damri Cabang Surabaya di Jalan Kali Rungkut (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Kantor Perum Damri Cabang Surabaya di Jalan Kali Rungkut (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Manajemen atau Direksi Damri menyebut telah melakukan komunikasi bersama karyawan yang menuntut pelunasan gaji. Direksi menyebutkan beberapa penyebab belum tuntasnya gaji para karyawan tersebut.

Sekretaris Perum Damri, Sidik Pramono menyebut bahwa salah satu penyebabnya adalah penurunan aktivitas transportasi massal sejak Pandemi Covid-19 atau sejak Maret 2020, yang membuat kondisi keuangan perusahaan menurun.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Sudah dikomunikasikan oleh direksi, termasuk dalam beberapa diskusi dengan serikat pekerja," terang Sidik kepada wartawan, Senin (3/4/2021).

Sidik mengaku, pengurangan gaji yang dilakukan direksi kepada para karyawan terpaksa dilakukan. Bahkan penundaan pembayaran gaji tersebut juga dirasakan jajaran direksi.

Baca juga:  

"Kondisi ini memaksa direksi untuk melakukan berbagai hal, termasuk memutuskan adanya penundaan (bukan pemotongan) pembayaran tunjangan atau insentif bagi karyawan, termasuk direksi," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Pihaknya berjanji, jika kondisi transportasi kembali membaik, hak-hak karyawan maupun kondektur akan kembali dipenuhi secara normal.

"Jika kondisi membaik, kewajiban perusahaan tentu akan dipenuhi," ungkapnya.

Selain itu, Sidik juga mengajak kepada seluruh karyawan untuk bahu-membahu mengembalikan kestabilan perusahaan, agar kesulitan yang selama ini dirasakan bisa segera teratasi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sebelumnya para karyawan armada Bus Damri melalukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Perum Damri Cabang Surabaya Jalan Kali Rungkut, pada Senin (3/4/2021) siang.

Mereka menuntut pelunasan gaji yang ditunggak oleh perusahaan sejak 2020. Aksi dilakukan menyusul tidak adanya penjelasan apapun dari direksi. Mereka mengancam akan melakukan mogok kerja bila perusahaan tidak bisa melunasi gaji mereka.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.