Sabtu, 20 Jun 2026 20:04 WIB

Kecewa Hasil Mediasi, Karyawan Damri di Surabaya Ancam Mogok Kerja

Para karyawan menggelar aksi di depan Kantor Perum Damri Cabang Surabaya, Jalan Kali Rungkut sebelum mediasi (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Para karyawan menggelar aksi di depan Kantor Perum Damri Cabang Surabaya, Jalan Kali Rungkut sebelum mediasi (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Upaya mediasi antara manajemen Damri dengan perwakilan karyawan yang menuntut pelunasan gaji di Kantor Perum Damri Cabang Surabaya, Jalan Kali Rungkut, berjalan alot, Senin (3/5/2021).

Puluhan karyawan yang mengikuti mediasi selama kurang lebih satu jam kembali menggelar aksi tuntutan di depan kantor tersebut. Mereka yang tak bisa membendung kekecewaan sempat menutup pintu pagar kantor.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Anan, salah satu sopir Bus Damri menyebut bahwa dia dan karyawan lain diminta menunggu hingga pukul 18.30 Wib oleh pihak manajemen.

"Buntu, disuruh nunggu sampai jam setengah tujuh," ujar Anan ditemui di lokasi, Senin, (3/4/2021).

Hal senada juga dikatakan Suparman, salah satu timer armada Bus Damri. Dia menyebut bahwa manajemen tidak memberikan jawaban apapun.

Baca juga:  

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Yang ikut mediasi kasi-kasinya saja, ya otomatis nggak bisa mengambil keputusan. Tapi kita tunggu sampai nanti malam," tegas dia.

Pantauan di lokasi, para karyawan Damri itu kemudian bergeser ke garasi bus Jalan Jagir, Wonokromo, Surabaya. Mereka meninggalkan kantor cabang sambil berteriak bakal mogok kerja.

"Tutup wes, gak mudik gak riyoyo. (Tutup, tidak mudik tidak lebaran)," teriak para karyawan itu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara Kepala Devisi Regional Wilayah 3 Surabaya Damri, Soejoko Mujiono tidak bersedia memberikan statement apapun terkait tuntutan yang diajukan para karyawan tersebut.

"Kita tidak bisa memberi komentar untuk media sosial. Semua informasi ada pada pusat," ucapnya singkat.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.