Senin, 22 Jun 2026 00:55 WIB

Karyawan Damri di Surabaya Kembali Tuntut Gaji: Tolong Nasib Kami Pak Jokowi

Para karyawan menggelar aksi di depan Kantor Perum Damri Cabang Surabaya, Jalan Kali Rungkut (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Para karyawan menggelar aksi di depan Kantor Perum Damri Cabang Surabaya, Jalan Kali Rungkut (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan sopir, kondektur dan karyawan armada Bus Damri kembali menggelar aksi untuk menuntut gaji mereka yang terlunasi, di depan Kantor Perum Damri Cabang Surabaya, Jalan Kali Rungkut, Senin (3/5/2021).

Dalam aksinya tersebut, manajemen Damri menjanjikan waktu kepada perwakilan awak bus untuk mediasi. Namun sebelum mediasi berlansung, mereka menggelar orasi hingga membentangkan sejumlah poster tuntutan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Poster mereka bertuliskan antara lain 'Karyawan Menuntut Gaji Tertunta', 'Kami Karyawan yang Terdzolimi', 'Tolong Nasib Kami Pak Jokowi' dan 'Pak Jokowi, Anak Istri Kami Kelaparan'.

Baca juga:  Puluhan Sopir dan Karyawan Damri di Surabaya Tuntut Pelunasan Gaji

"Kami itu minta apa adanya, nggak aneh-aneh. Kami hanya menuntut hak gaji kami," ujar Catur salah satu korlap aksi saat ditemui di lokasi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Catur juga mengaku bahwa aksi unjuk rasa kali ini terpaksa dilakukan karena sikap dari manajemen yang dinilainya kurang kooperatif. Jika hari ini, Senin (3/4/2021) tidak ada kejelasan tentang pelunasan gaji, maka dia dan seluruh karyawan akan mogok kerja.

"Kewajiban itu sudah kami penuhi, kalau ada penumpang jam satu malam kami siap hadir, jam berapapun kita siap hadir. Tapi kenapa kami diperlakukan seperti ini. Salah kami apa," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Catur berharap aksi seluruh karyawan Damri di Surabaya bisa dilihat dan didengar jajaran direksi Jakarta.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.