Senin, 15 Jun 2026 09:11 WIB

Mantan Napiter Jihadis ISIS Kunjungi Unesa, Ada Apa?

Mantan napiter sekaligus mantan Jihadis ISIS di Suriah, Wildan
Mantan napiter sekaligus mantan Jihadis ISIS di Suriah, Wildan

jatimnow.com - Mantan Napi Teroris (Napiter) sekaligus mantan Jihadis ISIS di Suriah, Wildan mengunjungi Kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Wildan hadir sebagai salah satu narasumber webinar nasional bertajuk 'Menjernihkan Hati, Melawan Radikalisme' yang digelar Pusat Pembinaan Ideologi (PPI) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unesa pada Jumat (30/4/2021).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Wildan pernah menjalani masa hukuman 3 tahun 6 bulan. Namun kini dia sudah jadi mitra pemerintah setelah menjalani proses deradikalisasi.

Dalam kesempatan tersebut Wildan mengungkapkan bahwa harusnya masyarakat Indonesia bersyukur dengan keadaan seperti ini dengan kehidupan toleransi dan tidak dalam suasana perang.

"Dengan Pemerintah menjamin warganya bebas beribadah, mestinya harus disyukuri. Saya merasakan sendiri kehidupan Suriah yang terus dilanda perang," jelas Wildan.

Alumni perguruan tinggi swasta di Malang juga memaparkan perbedaan yang dia lakukan untuk pergi ke Suriah dengan fenomena terkait radikalisasi yang terjadi di Indonesia.

Mantan napiter sekaligus mantan Jihadis ISIS di Suriah, Wildan saat berada di UnesaMantan napiter sekaligus mantan Jihadis ISIS di Suriah, Wildan saat berada di Unesa

"Kalau di Indonesia masalah radikal itu muncul sebenarnya cuma ada dua, salah paham atau karena pahamnya yang salah," tegas Wildan.

"Kalau diriku sendiri dulu pergi ke Suriah karena murni kemanusiaan, di mana rasa empatiku lebih besar dari pada rasa sayang terhadap diriku sendiri," imbuhnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Pria berkacamata ini mengungkapkan bahwa radikalisme bisa masuk dari beberapa faktor, di antaranya pergaulan hingga media sosial.

"Media sosial ini sulit untuk dideteksi. Siapapun dapat terpengaruh, begitupun faktor dengan berkurangnya kontrol orangtua," ungkap Wildan.

Sementara Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Unesa, Prof Dr Bambang Yulianto menuturkan bahwa kampus Unesa sebagai pencetak guru harus bebas dari paparan paham radikalisme.

"Mahasiswa bebas belajar. Namun potensi mahasiswa terpapar paham radikalisme itu tinggi. Kami integrasikan sejumlah mata kuliah dengan deradikalisme," tutur Bambang.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unesa Prof Dr Darni menambahkan bahwa pihaknya selalu memantau setiap kelompok mahasiswa agar jangan sampai terpapar radikalisme.

Tiga mata kuliah yaitu Pancasila, kewarganegaraan dan agama di Unesa sudah diintegrasikan dengan pencegahan radikalisme.

"Kami bertanggungjawab kepada Dikti juga masyarakat," ujar Darni.

Webinar itu juga diikuti Dr Muhammad Turhan, akademisi Unesa yang juga Ketua Komisi Pendidikan MUI Jatim dan Prof Syafiq Mughni mantan Ketua PP Muhammadiyah yang juga Guru Besar Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.