Senin, 15 Jun 2026 17:15 WIB

Pilihan Pembaca: UAS Dirikan Ponpes untuk Istri hingga Perampas Motor Ditembak

  • Penulis :
  • | Jumat, 30 Apr 2021 09:47 WIB

jatimnow.com - Berita Ustaz Abdul Somad dirikan ponpes di Pekanbaru untuk istrinya menjadi pilihan pembaca pertama pada Kamis (29/4/2021).

Di urutan kedua 3 orang terluka saat bus Sugeng Rahayu tabrak truk hingga ringsek di Ngawi. Dan di urutan ketiga perampas motor yang bunuh pemuda dengan bom ikan di Pasuruan ditembak mati.

Baca Juga: Kolaborasi Unisla, Arema Lolos Lisensi AFC, Tim Raimas Kalam Munyeng

Redaksi merangkum ketiga berita itu:

Ustaz Abdul Somad Dirikan Ponpes di Pekanbaru untuk Istrinya

Ustaz Abdul Somad (UAS) mendirikan pondok pesantren (ponpes) untuk Fatimah Az Zahra Salim Barabud, istrinya asal Dusun Mancar, Desa/Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang.

Umi Kulsum (52), ibu kandung Fatimah mengatakan, saat ini penceramah kondang itu dan anaknya sedang jalan-jalan ke Surabaya.

"Masih jalan-jalan ke Surabaya atau ke mana bersama rombongan. Nanti Fatimah akan tinggal di Pekanbaru," kata Umi Kulsum, Kamis (29/4/2021).

Umi menambahkan, pondok pesantren yang akan dipimpin atau diasuh oleh Fatimah Az Zahra Salim Barabud itu diberi nama Tahfidzul Quran yang berada di Pekanbaru, Riau.

Baca Juga: Hidupkan Bandara, PMI Terkurung dalam Peti Es, Disorientasi Seksual

Bus Sugeng Rahayu Tabrak Truk hingga Ringsek di Ngawi, 3 Orang Terluka

Bus Sugeng Rahayu bernopol W 7005 UP menabrak truk di Jalan Raya Ngawi–Mantingan tepatnya di KM 05 - 06, masuk Desa Watualang Kecamatan/Kabupaten Ngawi, Kamis (29/9/2021).

Kasat Lantas Polres Ngawi, AKP Zainul Imam Syafii mengatakan peristiwa kecelakaan yang tterjadi sekitar pukul 03.45 Wib itu tidak menimbulkan korban jiwa.

"Tidak ada korban jiwa, hanya 3 orang mengalami luka-luka," ujarnya.

Baca Juga: Prajurit Tewas, DPRD Jatim Desak Penguatan Perda, Mbak Vinanda Sidak

Perampas Motor yang Bunuh Pemuda dengan Bom Ikan di Pasuruan Ditembak Mati

Buronan kasus pelemparan bom ikan atau bondet hingga mengakibatkan Ramadhani (19), tewas di tepi Danau Ranu, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, ditembak mati polisi.

Buron kasus pelemparan bom ikan disertai perampasan motor itu bernama Ardianto (22), warga Desa Watulumbung, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan. Dari penyelidikan polisi, Ardianto merupakan otak komplotan perampas motor.

"Tersangka terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan dengan melempar bondet kepada anggota, ketika dilakukan penggerebekan di area hutan," jelas Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman, Kamis (29/4/2021).

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.