Kamis, 18 Jun 2026 20:55 WIB

Pemkot Luncurkan e-Sambat, Cara Mudah Masyarakat Kota Pasuruan Adukan Keluhan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 28 Apr 2021 18:36 WIB

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melaporkan keluhan dan kritik atas permasalahan melalui aplikasi digital bernama e-Sambat Kota Pasuruan.

Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan aplikasi ini diharapkan bisa menjadi jawaban atas solusi permasalahan warga.

Baca Juga: Khofifah, Emil Dardak dan Mensos Gus Ipul Ikuti Salat Id di MAS

"Responnya kalau bisa 10 menit. Syukur-syukur 5 menit. Akan kita lihat nanti, seberapa lama responnya terhadap keluhan masyarakat. Kalau petugasnya responnya cepat kita kasih reward. Kalau responnya lebih dari 10 menit atau setengah jam, akan diberi sanksi," jelas Gus Ipul, Rabu (28/4/2021).

Untuk memastikan aplilasi e-Sambat berjalan maksimal, maka setiap solusi atas permasalahan masyarakat harus dijelaskan secara terukur, serta dicantumkan berapa lama waktu bagi setiap OPD untuk menyelesaikan permasalahan yang dilaporkan.

Baca Juga: Puluhan Gedung Sekolah Rakyat Permanen di Jatim Selesai Dibangun Tahun Depan

"Misalnya ada warga lapor jalan rusak di depan rumahnya, kan di situ Dinas PUPR akan menjawab. Berapa menit dia (PUPR) akan menjawab, setelah itu bagaimana responnya dan akan ditindaklanjuti berapa hari. Setelah selesai dikerjakan, dilaporkan lagi di e-Sambat," ungkapnya.

Ia memastikan jika di aplikasi e-Sambat tidak akan ada akun palsu. Setiap pendaftar wajib mencantumkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terverifikasi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pasuruan.

Baca Juga: Bupati dan Wabup Gresik Dampingi Mensos Gus Ipul Kunjungi Sekolah Rakyat

"Jadi tidak ada orang 'kaleng-kaleng'. Karena pemdaftarannya by NIK by adress," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.