Kamis, 18 Jun 2026 23:08 WIB

Suasana Duka Selimuti Keluarga Awak KRI Nanggala-402 Lettu Imam di Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 26 Apr 2021 12:26 WIB

jatimnow.com - Suasana duka menyelimuti rumah Lettu Imam Adi Komaruddin di Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. 

Lettu Imam adalah salah satu awak kapal selam KRI Nanggala-402 yang dinyatakan gugur dalam operasi latihan di perairan sisi utara Pulau Bali.

Baca Juga: 39 Rumah di Pasuruan Rusak Parah Diterjang Puting Beliung

"Saya tahunya ada kabar kalau dinyatakan gugur itu bakda Salat Maghrib, Minggu (25/4). Yang ngasih tahu tetangga. Saya ndak ngerti kalau sore ada pers rilis dari panglima. Saya langsung cek di tv, ternyata benar," kata Edi Sujianto, orang tua Lettu Imam Adi Komaruddin, Senin (26/4/2021).

Ia menyebut, ketika banyak orang bertakziah, istrinya sempat kebingungan karena masih tidak percaya jika anak pertamanya dinyatakan telah gugur.

"Setelah orang-orang datang ke rumah telah pulang, semua pintu langsung saya tutup. Saya khawatir, yang datang semakin malam semakin banyak dan istri saya semakin syok," ujarnya.

Saat ini kesedihan ibu Lettu Imam terlihat sedikit sudah mereda dan mulai terbuka menerima kedatangan tamu yang bertakziah.

Baca Juga: 3 Destinasi di Pasuruan Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan

"Saat ini sudah mendingan ibunya. Tapi ya yang namanya orang tua, perasaan tidak terima ini masih ada," ungkapnya.

Edi menegaskan jika pihak keluarga saat ini masih berkeyakinan jika Lettu Imam masih selamat dalam peristiwa tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 yang ditemukan dalam kondisi terbelah tiga.

"Ketika Panglima menyatakan gugur, kami hanya bisa pasrah. Tapi firasat kami, Insya Allah masih selamat. Semoga masih ada keajaiban," ungkapnya.

Baca Juga: 19 Palang Pintu Kereta Api di Pasuruan Terpasang Akhir Tahun Ini

Edi mengaku jika sampai saat ini terus memantau proses evakuasi KRI Nanggala-402 yang dilakukan TNI. Namun hingga sampai saat ini, belum ada kabar baru yang ia terima.

"Masih belum ada kabar dari Mabes TNI. Besok rencananya saya ke Surabaya, menjenguk cucu saya," tandasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.