Senin, 08 Jun 2026 13:13 WIB

Tiga Kampus ini Luncurkan Program Latsarmil Komcad Bela Negara

jatimnow.com - Tiga kampus yaitu UPN Veteran Jawa Timur, UPN Veteran Yogyakarta, dan UPN Veteran Jakarta menggandeng Dirjen Pothan Kemhan meluncurkan Program Pelatihan Dasar Militer Komponen Cadangan Bela Negara Indonesia di Surabaya.

Rektor UPN Veteran Jatim Profesor Akhmad Fauzi, Rektor UPN Veteran Yogyakarta Dr Irhas Effendi, Rektor UPN Veteran Jakarta Dr Erna Hermawati dan Dirjen Pothan Kemhan Mayjen TNI Dadang Hendrayudha melaksanakan launching program itu.

Baca Juga: Kampus Turun Gunung atau Sekadar Dipanggil Saat Perlu?

Profesor Akhmad Fauzi mengatakan pembelajaran dalam Latsarmil Komcad Bela Negara merupakan pendidikan yang dikemas dalam Kurikulum Pelatihan Dasar Militer Komponen Cadangan.

Dengan lama waktu pendidikan dilakukan selama 12 minggu atau setara dengan 600 jam pelajaran dan dilaksanakan di Satuan atau Lembaga Pendidikan TNI.

"Saat ini sedang kami susun materi dan kurikulumnya untuk bisa diambil mahasiswa semester tiga dan lima. Kalau selama ini latsarmil sudah diterapkan juga dalam mata kuliah bela negara, tapi masih di lingkup kampus sendiri," katanya, Sabtu (24/4/2021).

Akhmad Fauzi mengungkapkan program ini sebagian dari kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang tertuang dalam Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020.

Baca Juga: Merawat Kampus Agar Tetap Bersuara

"Dalam program ini, mahasiswa diberi kesempatan untuk belajar di luar kampus selama dua semester. Kegiatan tersebut diakui oleh perguruan tinggi sebagai bagian dari kurikulum masing-masing prodi," ujarnya.

Dirjen Pothan Kemhan Mayjen TNI Dadang Hendrayudha mengungkapkan keikutsertaan warga negara dalam usaha bela negara bisa melalui pendidikan kewarganegaraan.

Selain juga pelatihan dasar kemiliteran secara wajib bagi calon Komcad yang telah memenuhi syarat, pengabdian sebagai Tentara Nasional Indonesia secara sukarela atau wajib, dan pengabdian sesuai profesi.

Baca Juga: Elnusa Petrofin Jalin Kerjasama Strategis dengan Perguruan Tinggi, Ini Alasannya

"Sesuai dengan Sistem Pendidikan Nasional, mulai dari SD sampai dengan mahasiswa, lingkungan pekerjaan TNI, Polri, pegawai negeri semua melakukan bela negara. Menjadi Komcad bukan wajib, tetapi sukarela, nanti kalau sudah mendaftar kemudian lulus dan memenuhi syarat, wajib untuk mengikuti militer dasar," kata Dadang.

Irhas Effendi menambahkan program Latsarmil Komcad dilatari oleh beberapa hal, antara lain untuk penguatan semangat bela negara.

"Kami menargetkan masing-masing program studi nantinya mengirimkan 25 sampai 50 mahasiswa atau mahasiswinya. Misi yang paling penting dari program ini adalah membangun nasionalisme," katanya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.