Kamis, 18 Jun 2026 17:16 WIB

Kisah Pengrajin Tas Anyaman Plastik Ponorogo yang Naik Daun di Masa Pandemi

jatimnow.com - Pengrajin tas anyaman plastik di Ponorogo mengalami peningkatan usaha meski di tengah Pandemi Covid-19. Salah satunya adalah Sulamti.

Bersama suaminya yang bernama Sugeng, Sulamti membuat tas anyaman plastik di rumahnya yang berada di Desa Campursari, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo sejak 15 tahun lalu.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Dua tahun ini permintaan mengalami peningkatan. Saya memulai usaha dari 2006, berarti sudah 15 tahun," kata Sulamti, Sabtu (24/4/2021).

Sulamti juga mempekerjakan pengrajin di sekitar rumahnya. Ada sekitar 60 pengrajin yang memberikan tas anyaman yang sudah jadi kepada dirinya untuk dijualkan.

"Bahannya dari saya. Harganya di pasaran dari Rp 20 ribu hingga Rp 100 ribuan," ujar ibu dengan 2 anak ini.

Untuk membuat satu tas anyaman plastik, ia menyebut jika sudah mahir hanya perlu waktu satu jam saja. Dengan estimasi menganyam 15 menit, mengunci 10 menit dan membuat tali atau cantolan 30 menit.

Untuk ukuran, yang paling kecil memiliki panjang 33 sentimeter, lebar 11 sentimeter dan tinggi 20 sentimeter. Bahan bakunya bukan per meter melainkan berat.

"Bahan baku kecil 1.5 ons, sedang 4 ons, besar 0.5 kilogram dan paling besar 7 kilogram," paparnya.

Saat ini, permintaan tas platik mengalami peningkatan. Ia menyebut tidak hanya memenuhi permintaan di Ponorogo saja tetapi juga mengirim ke Kediri, Banyuwangi, Ngawi, Madiun.

"Untuk luar Jatim yaitu Kendal, Rembang, Yogya, Bekasi, Tangerang dan Jakarta Pusat. Sedangkan untuk luar Jawa yaitu ke Makasar, Lampung, dan Tarakan serta Bali," terang dia.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Ia menceritakan, usaha tas anyaman plastik ini bukan turun menurun. Namun dirinya belajar secara otodidak kepada para tetangganya untuk membuat tas anyaman.

"Setelah bisa, saya tularkan ke lingkungan dan saudara. Banyak yang mau belajar," lanjutnya.

Tas anyaman plastik ini juga mendapat perhatian dari Pemkab Ponorogo. Wabup Lisdyarita mengaku juga memakai tas anyaman plastik untuk kegiatannya.

"Saya belum menyuruh atau mewajibkan PNS memakai tas ini. Namun sudah memulainya dari saya pribadi dan bu bupati. Kami sudah memakai ini," katanya.

Rupanya, kebiasaan itu diikuti oleh PNS. Ia menyebut telah banyak melihat PNS yang memakai tas anyaman plastik.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Selain itu, Lisdyarita juga mengaku selalu menghadiahkan tas anyaman bagi tamu yang berkunjung ke Ponorogo. Misalnya istri Wagub Jatim, Arumi Bachsin dan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Ia menyebut, pemberian itu agar Sulatmi diharapkan dapat terus mengembangkan kreasinya membuat tas anyaman.

"Menambah kegiatan ibu-ibu, tentu membangkitkan ekonomi Ponorogo bisa bangkit," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.