Sabtu, 20 Jun 2026 23:38 WIB

Tiga Siswa SMA Ponorogo ini Berkreasi Buat Gula dan Abon dari Kulit Singkong

jatimnow.com - Tiga siswa dari SMA 3 Ponorogo berkreasi membuat gula dan abon dari kulit singkong. Mereka adalah Lailatul Kurnia Ningrum (17), Alva Sandgrahan Nindar Putra (16) dan Felinsha Oktaviazena Khalistasani (17).

Menurut Alva, ide pembuatan gula dan abon dari kulit singkong itu karena melimpahnya bahan di sekitar mereka.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Kulit singkong melimpah di sekitar lingkungan tetapi tidak dimanfaatkan," kata Alva, Rabu (21/4/2021)

Mereka bertiga kemudian mempelajari mengolah kulit singkong menjadi gula. Ia menyebut, pertama kulit singkong yang berwarna putih dicuci bersih dan direndam di dalam air selama tiga hari untuk menghilangkan kadar sianida.

"Direndam lama tujuannya untuk menghilangkan kadar sianida," ujarnya.

Setelah itu kulit singkong dihaluskan dengan cara diblender dan kemudian disaring. Hasil saringan tadi diendapkan hingga terdapat patinya yang kemudian direbus.

Pada saat direbus, hasil tadi ditambah enzim alfaamilase. Selesai direbus, hasilnya didinginkan hingga 60 derajat lalu ditambahkan enzim glukoamilase.

"Glukoamilase untuk proses sakarifikasi untuk menghasilkan rasa manis. Proses pemucatan menggunakan arang aktif," paparnya.

Terakhir adalah proses evaporasi yang berguna untuk memekatkan warna gula cair dan rasa yang dihasilkan manis.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Keunggulan aman bagi penderita diabetes karena mengurangi kadar gula," terang dia.

Ditambahkannya, saat proses pembuatan mereka sempat merasa kesulitan terutama saat mencari enzim karena harganya yang mahal.

Sementara untuk proses pembuatan abon, Lila mengatakan kulit singkong berwarna putih direndam terlebih dahulu dengan air garam selama 30 menit untuk menghilangkan kadar sianida.

"Kulit singkong itu kemudian dihaluskan dengan cara ditumbuk dan disaring," terang dia.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Setelah itu, menyiapkan bumbu terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai, lengkuas, kunyit, daun salam, daun jeruk, serai. Semua bumbu dihaluskan dan ditambah garam dan gula. Semua tercampur kemudian ditumis hingga matang lalu kulit singkong dimasukkan sampai matang kering.

"Kulit singkong yang sudah dirubah menjadi abon ini pun bisa dinikmati. Perpaduan rasa manis, pedas, gurih semakin menambah cita rasa," ujarnya sambil menyebut jika dalam proses pembuatan abon dan gula, mereka menghabiskan biaya Rp 200 ribu.

Guru pembimbing, Siti Nurwaqidah mengatakan ide pembuatan abon dan gula dari kulit singkong berasal dari ketiganya. Dirinya hanya bertugas membimbing dan mengarahkan proses pembuatan.

"Meski sempat menemui kendala, saya sama anak - anak mencari jalan keluar hingga hasilnya bagus," kata Ida.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.