Senin, 15 Jun 2026 11:47 WIB

Lagi, Warga Ngawi Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus yang Dipasangnya

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 18 Apr 2021 14:22 WIB
Polisi mengevakuasi jenazah korban tersengat listrik jebakan tikus di Ngawi
Polisi mengevakuasi jenazah korban tersengat listrik jebakan tikus di Ngawi

jatimnow.com - Jebakan tikus beraliran listrik di Ngawi kembali menewaskan orang yang memasangnya. Kali ini korban bernama Parji (53), warga Desa Pacing, Kecamatan Padas.

"Korban meninggal di sawah miliknya sendiri, tidak jauh dari rumahnya. Kejadiannya tadi malam," ujar Kapolsek Padas, AKP Juwahir, Minggu (18/4/2021).

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Juwahir menyebut bahwa awalnya korban pamit kepada keluarga untuk pergi ke sawah karena mau menyambung lampu sebagai penanda ada aliran listrik di sawahnya.

"Karena memang sudah dipasang jebakan tikus yang beraliran listrik," tambahnya.

Karena korban tidak kunjung pulang, salah satu keluarganya yang bernama Parmo mencari korban ke sawah. Sampai di sawah, Parmo melihat korban sudah tergeletak dengan posisi tengkurap dan tangan memegang kawat jebakan tikus.

Baca Juga: Kecelakaan di Tulungagung, Satu Penumpang Motor Tewas

"Saksi tersebut tidak berani mendekat. Dia memilih memanggil warga dan melaporkan ke ke kami," ungkap dia.

Mendapat laporan, sejumlah anggota Polsek Padas dan tim medis menuju lokasi. Dalam pemeriksaan medis, di tubuh korban ada luka bakar karena sengatan listrik.

Baca Juga: LPG 3 Kg Langka di Madiun? Pertamina Guyur Tambahan 104 Ribu Tabung

"Murni karena tersengat listrik jebakan tikus yang dipasang sendiri oleh korban," jelasnya.

Keluarga korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah, sehingga tidak bersedia jasad korban diautopsi yang dituangkan dalam surat pernyataan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.