Selasa, 16 Jun 2026 20:43 WIB

34 Rumah, Hotel hingga Tempat Ibadah di Pasuruan Rusak Terdampak Gempa Malang

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 12 Apr 2021 17:45 WIB

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan menyebut ada 34 rumah warga rusak akibat guncangan gempa yang terpusat di Kabupaten Malang.

Plt. Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Ridwan Harris mengatakan rusaknya puluhan rumah milik warga tersebut masuk kategori ringan dan sedang.

Baca Juga: Wabup Pasuruan Daftarkan 1800 Nelayan jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

"Sampai saat ini hasil asesmen yang kita lakukan ada 34 rumah rusak akibat gempa di Kabupaten Malang. Kategorinya ringan sampai sedang. Tidak ada yang rusak berat," jelas Ridwan Harris, Senin (12/4/2021).

Dari data itu, Kecamatan Tosari terdapat 16 rumah warga terdampak, Kecamatan Tutur ada 13 rumah terdampak, Kecamatan Puspo 3 rumah, lalu Kecamatan Grati dan Bangil masing-masing 1 rumah.

"Gambarannya kategori rusak ringan dan sedang itu seperti kerusakan atap rumah, atap teras amblas dan satu dinding rumah ambrol," ungkapnya.

Selain rumah warga, beberapa fasilitas peribadatan juga mengalami kerusakan akibat efek gempa bumi di Kabupaten Malang.

Baca Juga: Dispenduk Capil Kabupaten Pasuruan Tetap Buka di Masa Cuti Lebaran

Kemudian, ada satu bangunan sekolah taman kanak-kanak (TK), satu bangunan hotel hingga kawasan rest area wisata tosari yang juga terdampak gempa.

"Selain rumah, di tosari ada 2 pura yang rusak lalu 1 bangunan TK, 1 hotel dan kawasan rest area wisata. Sedangkan di tutur ada 1 masjid yang rusak," lanjutnya.

Harris mengatakan jika saat ini proses asesmen lebih banyak dilakukan di kawasan dataran tinggi lereng Gunung Bromo, seperti Kecamatan Tosari, Tutur dan Puspo. Mengingat wilayah-wilayah tersebut berdekatan dengan pusat gempa.

Baca Juga: Bupati Pasuruan Perintahkan Perbaikan Jalan Selesai sebelum Lebaran

Untuk penanganan pasca asesmen, Harris mengatakan jika rumah warga yang rusak akan dibantu oleh Pemkab Pasuruan melalui pos anggaran bantuan sosial (bansos). Sedangkan kerusakan infrastruktur akan menggunakan dana BTT (belanja tidak terduga).

"Untuk total kerugian materil akibat imbas bencana gempa bumi ini masih belum. Nunggu asasment. Termasuk besaran bantuan masing-masing warga terdampak," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.