Rabu, 17 Jun 2026 12:35 WIB

Warga 5 Daerah di Jatim Boleh Lakukan Perjalanan, Dishub Tunggu Teknis Pusat

Aktivitas di Termunal Purabaya atau Bungurasih sebelum Pandemi Covid-19 (Foto: Dok. jatimnow.com)
Aktivitas di Termunal Purabaya atau Bungurasih sebelum Pandemi Covid-19 (Foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah telah menerbitkan larangan mudik lebaran, mulai 6 hingga 17 Mei 2021. Meski demikian, terdapat beberapa pengecualian.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Jawa Timur, Nyono menyebut, beberapa pengecualian tersebut berlaku kepada kawasan aglomerasi untuk aktivitas bekerja.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Mudik tetap dilarang. Namun kalau keperluan bekerja masih bisa jalan, kalau aglomerasi," ungkap Nyono saat dihubungi, Jumat (9/4/2021).

Nyono mencontohkan, pengecualian itu seperti halnya masyarakat dari suatu daerah yang bekerja di perkotaan, yang melakukan mobilitas panjang. Meski belum resmi, pihaknya memperkirakan hal itu akan berlaku seperti lebaran tahun lalu.

Baca juga:  Kabar Baik! Warga di Beberapa Daerah ini Boleh Lakukan Perjalanan

"Aglomerasi masih bisa. Tahun yang lalu kan sudah juga dilarang mudik. Perkiraan saya mirip seperti itu (penerapannya)," terangnya.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Nyono menambahkan, larangan mudik 2021 kali ini akan dilakukan dengan ketat. Bagi calon pemudik yang ngeyel atau nekat, pihaknya terpaksa akan meminta untuk putar balik.

Dia juga menyebut bahwa Dishub Jatim nantinya akan turun ke jalan membantu aparat keamanan melakukan pengecekan di arus mudik 2021.

Untuk teknis, lanjut Nyono, pihaknya akan tetap menunggu arahan dari pusat. Yang jelas beberapa penyekatan di pintu perbatasan keluar masuk kabupaten dan kota di Jatim akan dibuat.

Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

"Untuk titik penyekatan yang jelas ada. Seperti di Bojonegoro, Ngawi, Banyuwangi. Itu kewenangan Polda Jatim. Ada sekitar 8 titik," tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperbolehnya perjalanan warga di beberapa daerah tertentu. Untuk di Jatim, diterapkan di Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya dan Sidoarjo.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.