Jumat, 12 Jun 2026 16:13 WIB

Pilihan Pembaca: Santri Tewas dalam Embung hingga Angin Kencang

  • Penulis :
  • | Jumat, 09 Apr 2021 09:29 WIB
Rumah mantan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto di Surabaya yang didatangi KPK
Rumah mantan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto di Surabaya yang didatangi KPK

jatimnow.com - Dari sejumlah berita yang disajikan jatimnow.com pada Kamis (8/4/2021), tiga di antaranya menjadi pilihan pembaca.

Mulai dari berita berjudul 'Seorang Santri di Magetan Ditemukan Tewas dalam Embung' hingga 'Angin Kencang Robohkan 18 Tiang Listrik dan Tutup Akses Jalan ke Alas Purwo'.

Baca Juga: Kolaborasi Unisla, Arema Lolos Lisensi AFC, Tim Raimas Kalam Munyeng

Seorang Santri di Magetan Ditemukan Tewas dalam Embung

Ezra Radian (13), santri salah satu pondok pesantren di Magetan ditemukan tewas di dalam embung penampungan air Desa Plumpung, Kecamatan Plaosan, kabupaten setempat, Kamis (8/4/2021).

"Di embung program pamsimas di Kecamatan Plaosan. Korban santri di salah satu pondok pesantren," ujar Kapolsek Plaosan, AKP Muhammad Munir.

Munir menyebut bahwa korban saat itu bermain bersama empat temannya di sekitar embung. Sebenarnya pekerja di sekitar lokasi juga sudah memperingatkan agar mereka tidak bermain di sekitar lokasi karena membahayakan.

2 Orang Mengaku dari KPK Datangi Rumah Mantan Bupati Gresik Sambari di Surabaya

Dua orang yang memperkenalkan diri dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi sebuah rumah di Perumahan Mulia Residence Blok C, Surabaya. Rumah itu disebut-sebut milik mantan bupati Gresik dua periode Sambari Halim Radianto.

Baca Juga: Hidupkan Bandara, PMI Terkurung dalam Peti Es, Disorientasi Seksual

Angga, penjaga rumah tersebut membenarkan bila sekitar pukul 10.00 Wib, Kamis (8/4/2021) ada dua orang yang memperkenalkan diri dari KPK. Dua orang itu datang menggunakan mobil Toyota Innova berwarna hitam.

"Di sini cuma satu jam. Dari jam 10.00 sampai 11.00 Wib. Mengaku dari KPK, berpakaian batik," ujar Angga kepada wartawan di lokasi.

Angin Kencang Robohkan 18 Tiang Listrik dan Tutup Akses Jalan ke Alas Purwo

Aliran listrik di wilayah Taman Nasional Alas Purwo terputus setelah 18 tiang PLN roboh akibat tertimpa pohon jati berukuran besar setelah angin kencang dan hujan deras melanda lokasi itu pada Rabu (7/4) malam.

Baca Juga: Prajurit Tewas, DPRD Jatim Desak Penguatan Perda, Mbak Vinanda Sidak

Selain pemadaman listrik, akses jalan menuju destinasi wisata di Banyuwangi itu ditutup sementara.

Kepala Pengelola Taman Nasional Alas Purwo wilayah 1, Probo Wresniaji membenarkan pohon tumbang mengakibatkan pemadaman listrik.

"Benar, malam itu angin disertai hujan sangat kencang. Saya mendapat kabar ada 1 pohon tumbang menimpa tiang listrik yang mengakibatkan total 18 tiang PLN lainnya roboh," katanya, Kamis (8/4/2021).

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.