Kamis, 18 Jun 2026 10:59 WIB

Peningkatan Produktivitas Gabah dan Beras di Ponorogo Tertinggi se Jatim

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 06 Apr 2021 16:35 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat panen raya padi di Ponorogo
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat panen raya padi di Ponorogo

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengikuti panen raya di Ponorogo, Selasa (6/4/2021). Dia menyebut bahwa produktivitas beras di Bumi Reog itu tertinggi se Jatim.

"Saya ingin menyampaikan bahwa data yang dirilis oleh BPS (Badan Pusat Statistik), di bulan Maret, dari 10 produsen beras di Jatim, tertinggi dari ulasan lahan nomor 10 adalah Ponorogo," ujar Gubernur Khofifah.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Menurut Gubernur Khofifah, berdasarkan produktivitas di Tahun 2020 yang dirilis BPS pada Maret 2021, ada peningkatan produksi gabah dan beras di Ponorogo sekitar 17 persen.

"Peningkatan produksi gabah dan beras di Ponorogo ini tertinggi se Jatim," tambahnya.

Gubernur Khofifah menambahkan, ada satu kabupaten yang justru mengalami kontraksi sampai minus 5 persen. Namun Ponorogo justru mengalami pertumbuhan sampai 17 persen produktivitas gabah dan beras.

"Ini karena masing-masing titik yang sudah memungkinkan mendapatkan akses bibit seperti ini, pasti produktivitasnya akan semakin meningkat," tegas dia.

Gubernur Khofifah optimis, benih padi jenis baru yang diberi nama Kreasi Insan Petani (KIP) menjadi harapan baru bagi para petani di Ponorogo. Katanya, kualitas benih padi KIP memiliki kuantitas minimal 12 ton dalam ukuran lahan penanaman satu hektar.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Para petani bisa mengakses bibit yang bisa memberikan jaminan terhadap peningkatan produktivitas yang semakin signifikan dan memungkin bisa diperoleh di masing-masing hektar tanah," paparnya.

Dia juga meyakini, hasil benih KIP akan berpengaruh terhadap produktivitas petani untuk setiap hektarnya.

"Saya rasa dari varietas yang sedang berpanen ini, akan memberikan harapan para petani dalam meningkatkan produktivitas dari gabah dan juga beras. Tentu kita akan melihat ikhtiar untuk memenuhi kebutuhan alat-alat pertanian, baik combi (mesin pemotong padi), kemudian dryer," ucapnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Dia menyebut, kebutuhan alat-alat pertanian bagi petani se Jatim akan segera dipemetakan secara detail. Hal ini akan menjadi tantangan bagi Pemprov Jatim dan seluruh pemerintah daerah di Jatim.

"Kalau ada dryer kandungan airnya semakin rendah. Setelah itu beras yang pecah akan semakin kecil. Semua akan memberikan efek kualitas beras yang dihasilkan," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.