Kamis, 18 Jun 2026 17:50 WIB

Polda Jatim Bentuk Tim Khusus Tangani Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis Tempo

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 30 Mar 2021 18:41 WIB
Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta memberikan keterangan terkait penanganan kasus kekerasan terhadap Jurnalis Tempo, Nurhadi
Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta memberikan keterangan terkait penanganan kasus kekerasan terhadap Jurnalis Tempo, Nurhadi

jatimnow.com - Polda Jawa Timur membentuk tim khusus untuk menangani kasus kekerasan terhadap Jurnalis Tempo, Nurhadi. Kasus tersebut ditangani Ditreskrimum.

"Pada hari ini kami telah menerima perwakilan dari rekan pers terkait laporan polisi yang dilakukan saudara Nurhadi. Saya selaku kapolda ikut prihatin terkait kejadian yang menimpa saudara Nurhadi. Kami akan menindaklanjuti dengan membentuk tim khusus untuk menuntaskan kasus yang telah terjadi," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta, Selasa (30/3/2021).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Nico juga menegaskan akan melakukan semua kegiatan penyidikan secara transparan dan bersama perwakilan media untuk sama-sama mengawal prosesnya hingga tuntas.

"Kami juga mengimbau kepada seluruh jajaran agar tetap berkomunikasi dengan baik dengan rekan-rekan wartawan sehingga terjadi sinergitas. Mari kita semua sama-sama menjaga keamanan Jawa Timur, sehingga setiap kegiatan rekan-rekan wartawan dan kepolisian bisa saling sinergi satu sama lain," ujarnya.

Saat ini, lanjut Nico, tim khusus telah memulai penyidikan kasus kekerasan terhadap Nurhadi. Selain telah melakukan olah TKP, juga memeriksa sejumlah saksi.

"Kemarin kami sudah melakukan olah TKP. Kemudian kami sudah mintai keterangan saudara Nurhadi yang ditemani juga dari beberapa pengacara yang mendampinginya," jelas Alumni Akpol 1992 ini.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kami akan menindaklanjuti dengan memeriksa saksi-saksi yang akan diajukan dan tentunya juga kami akan berkoordinasi dengan instansi supaya bisa berjalan dan segera selesai," tambahnya.

Nico mengaku masih menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan Ditreskrimum.

"Nanti dari Pak Dirkrimum akan menyampaikan. Kami juga terbuka apabila ada teman-teman dari wartawan mempunyai informasi terkait kejadian ini bisa menemui langsung krimum, supaya terbangun konstruksi yang sedang kami bangun, supaya lebih jelas dan membuat terang terkait kejadian tersebut," paparnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Terkait oknum yang terlibat dalam kekerasan terhadap Nurhadi itu, Nico menegaskan akan melakukan penyelidikan kasus tersebut hingga tuntas.

"Pasti (dilakukan pemeriksaan). Tidak hanya dua, tapi ada beberapa yang disebutkan oleh saudara Nurhadi akan kami periksa. Sehingga membuat jelas dan terang konstruksi hukum yang sedang dibangun oleh tim penyidik," pungkas jenderal polisi asli Surabaya itu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.