Sabtu, 20 Jun 2026 08:24 WIB

Tresno dan Bianglala Jadi Juara Pertama dalam Lomba Batik Khas Kota Batu

jatimnow.com - Tresno Kota Batu karya Fatkhul Mu'in dalam kategori batik tulis serta Bianglala Kota Batu karya Sofi Hidayah dari kategori batik non tulis berhasil menjadi juara I dalam kompetisi desain batik khas Kota Batu.

Mereka berhasil menjadi pilihan terbaik dewan juri setelah bersaing dengan 105 peserta asal Kota Batu. Mereka dinobatkan dalam Awarding Ceremony yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata (Disparta) serta Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Batu, Selasa (30/3/2021).

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Selain Fatkhul Mu'in dan Sofi Hidayah ada pemenang lainnya tiap kategori seperti juara II batik tulis diraih oleh Ninik Andi Wina dengan judul Sekar Glendo Barong, dan juara III diperoleh Yuni Sumarsih dengan judul Parang Anggrek.

Kemudian kategori batik non tulis juara II diraih oleh Triastuti dengan judul Sejumput Kota Batu, lalu juara III diperoleh Heni Supriatin dengan judul Melestarikan yang Hampir Punah.

Perwakilan dewan juri, Maskur Heriono menerangkan ada beberapa kategori dan persyaratan peserta bisa menjadi juara antara lain komposisi motif, kreativitas, orisinalitas, kesesuaian ide dan motif, serta estetika.

"Itu menjadi poin utama kami dalam pemilihan para juara tiap kategori. Semoga nanti muncul batik khas Kota Batu yang berkarakter," ungkap Heri sapaannya.

Kepala Disparta Kota Batu, Arief As Sidiq mengaku sangat bangga dengan hasil karya seniman batik asal Kota Batu.

Sebab karyanya sangat luar biasa dan memiliki goresan batik yang cukup berbeda-beda dengan menonjolkan kearifan lokal yang ada di tiap wilayah.

"Selamat kepada para pemenang, dan yang belum beruntung pesan saya jangan putus asa harus tetap berkarya melestarikan batik karena batik adalah identitas bangsa Indonesia yang harus senantiasa melekat pada diri kita serta harus bangga untuk bisa menampilkannya," pesan Arief.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

Karena di balik nama besar dan estetika batik, ada nilai-nilai kehidupan tentang kreativitas, identitas, keragaman, kebanggaan, dan persatuan.

Mencintai batik berarti kita mencintai kreativitas budaya dan seni anak bangsa, mencintai batik berarti mencintai Indonesia.

"Bangga pakai batik, bangga buatan Indonesia. Semoga karya batik-batik khas Kota Batu bisa menjadi magnet menyedot wisatawan untuk berkunjung ke Kota Batu. Tak lupa nanti hasil ekonomi kreatif seniman batik juga akan dibantu pemasarannya oleh KADIN," harapnya.

Ketua KADIN Kota Batu, Endro Wahyu Wijoyono mengatakan batik merupakan sebuah warisan yang memiliki khas berbeda-beda di setiap daerah.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

Berbeda daerah maka berbeda pula motif batik yang dihasilkan, karena tiap motif memiliki makna tersendiri.

"Batik merupakan warisan turun-temurun. Maka kita perlu mewariskannya di setiap daerah. Melalui jaringan KADIN di tiap kota/kabupaten seluruh Indonesia dan mancanegara keinginanan kita yaitu membantu dalam pemasaran. Agar nanti batik khas Kota Batu bisa lebih dikenal di luar daerah bahkan mancanegara," katanya.

Perlu diketahui, Awarding Award merupakan penutup rangkaian acara perlombaan dan kompetisi seperti pameran karya fotografi, ekonomi kreatif, produk UMKM, film pendek, dan sebagainya yang digelar oleh Disparta Kota Batu sejak 10 Februari hingga 25 Maret 2021.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.