Senin, 22 Jun 2026 14:21 WIB

Wali Kota Pastikan Tak Ada Rumah Sakit Covid-19 di Area Mal Cito Surabaya

  • Penulis :
  • | Senin, 29 Mar 2021 18:15 WIB

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima audiensi perwakilan pedagang serta pemilik apartemen di area Mal City of Tomorrow (Cito).

Audiensi itu terkait penolakan terhadap rencana pendirian Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 yang dilakukan pihak manajemen Cito.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Audiensi dipimpin langsung Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan dihadiri beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkup Pemkot Surabaya.

Para perwakilan pedagang maupun warga pemilik apartemen secara prinsip menyatakan sikap menolak adanya rumah sakit darurat Covid-19 di area mal Cito. Mereka sepakat agar rencana pendirian rumah sakit itu juga dibatalkan.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyatakan dukungan terhadap keputusan sikap yang disampaikan oleh perwakilan pedagang beserta warga penghuni apartemen. Pada intinya dia juga menolak adanya rumah sakit darurat Covid-19 di area Mal Cito.

"Insya Allah selama saya jadi wali kota tidak akan ada rumah sakit Covid-19 di sana (Cito). Tapi yang saya pikirkan saat ini adalah bagaimana mengembangkan ekonomi di sana agar bisa ramai kayak dulu," kata Cak Eri sapaan lekat wali kota Surabaya dalam siaran pers yang diterima redaksi, Senin (29/3/2021).

Oleh sebab itu, Cak Eri berpesan kepada seluruh pedagang maupun penghuni apartemen agar tidak perlu khawatir. Bagi dia, kepentingan masyarakat Surabaya adalah hal yang paling utama.

"Yang pasti kalau itu untuk kemaslahatan umat akan saya usahakan," tegas dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini juga ingin adanya komunikasi intens antara pedagang beserta pihak manajemen atau pemilik Cito. Ini dilakukan untuk meyakinkan para pedagang, di samping membuat pernyataan tertulis bersama sebagai bentuk perjanjian.

"Insya Allah nanti kita agendakan bertemu dengan manajemen Cito. Nanti dibahas bersama dengan panjenengan (anda) dan nanti membuat pernyataan bersama tidak akan dibuat rumah sakit darurat Covid-19," ungkap dia.

Di sisi lain, dalam momen rencana diskusi tersebut, Cak Eri juga berharap adanya komunikasi bersama terkait upaya pengembangan ekonomi di area Mal Cito.

Dia ingin agar ke depan Mal Cito bisa kembali ramai seperti sebelum pandemi. Tentunya hal itu harus diawali dengan komunikasi yang baik antara pedagang, penghuni apartemen hotel beserta manajemen atau pemilik Cito.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

"Bagaimana Cito ini bisa ramai kayak dulu lagi. Kita nanti ketemu bersama beliaunya (pemilik Cito), saya akan coba kontak. Dan sekaligus nanti membahas bagaimana mengembangkan ekonomi di Cito ini ke depannya," papar dia.

Apalagi, dia menilai, bahwa polemik yang muncul ini karena kurangnya komunikasi antara manajemen dengan pedagang dan penghuni apartemen di Cito.

Makanya dia juga mendorong adanya pembentukan pengurus RT/RW di apartemen tersebut. Terlebih, jumlah penghuni atau pemilik apartemen itu sudah memenuhi syarat pembentukan pengurus.

"Bisa mengikuti RT/RW yang ada di lokasi tersebut atau bisa membentuk sendiri. Makanya kita nanti duduk bersama sekaligus kita berbicara RT/RW-nya," pungkasnya

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.