Kamis, 18 Jun 2026 07:31 WIB

Detik-detik Menegangkan saat Polisi Menyergap Komplotan Pencuri Mobil di Tol

Proses penyergapan komplotan pencuri mobil pikap di Exit Tol Leces, Probolinggo (Foto: Istimewa)
Proses penyergapan komplotan pencuri mobil pikap di Exit Tol Leces, Probolinggo (Foto: Istimewa)

jatimnow.com - Penyergapan sindikat pencuri mobil pikap di berlangsung di Exit Tol Leces, Probolinggo berlangsung menegangkan. Penangkapan tiga pelaku diwarnai berulangkali tembakan ke udara oleh polisi.

Belakangan diketahui bahwa komplotan bandit pencuri spesialis mobil pikap itu merupakan target operasi (TO) dari Polresta Malang Kota dan beberapa polres lain di Jawa Timur.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Informasi yang diperoleh jatimnow.com, penyergapan dilakukan Satreskrim Polresta Malang Kota dipimpin Kasatreskrim Kompol Tinton Yudha Riambodo bersama Polres Pasuruan Kota dan Polsek Leces pada Senin (22/3/2021) malam.

Wakapolresta Malang Kota, AKBP Totok Mulyanto Diyono menyampaikan, komplotan tersebut sudah jadi target operasi beberapa polres di Polda Jatim, termasuk Polresta Malang Kota.

"Tim Resmob Polresta Malang Kota mengejar pelaku dari Malang hingga Jembatan Suramadu, karena pelaku yang membawa mobil itu tidak menggubris tembakan peringatan anggota," papar Totok, Kamis (25/3/2021).

Komplotan pencuri mobil pikap yang disergap di tol diamankan di Mapolresta Malang KotaKomplotan pencuri mobil pikap yang disergap di tol diamankan di Mapolresta Malang Kota

Baca Juga: Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Komplotan ini membawa mobil Honda Mobilio putih dengan nomor polisi N 1722 FQ dan melintas di Tol Pandaan, Pasuruan. Berawal dari sana, Tim Resmob Polresta Malang Kota akhirnya dibantu Polres Pasuruan Kota dan Polsek Leces untuk melakukan penangkapan.

"Karena mereka tak mau berhenti, kita lepaskan tembakan tegas terukur, sehingga pelaku dapat diamankan," jelasnya.

Ketiga pelaku itu adalah Wahyudi (26) asal Kabupaten Jember, Feri (29) asal Kabupaten Lumajang dan Buha (26) asal Kabupaten Jember. Satu di antara ketiga pelaku merupakan penjahat kambuhan yang baru saja bebas dari lapas tahun ini.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Dari catatan sementara kepolisian, komplotan ini sudah beraksi di beberapa daerah. Antara lain pada 3 Februari 2021 di Jalan Pelabuhan Tanjung Perak, Kecamatan Sukun. Kemudiana pada 27 Januari 2021, mereka beraksi Lapangan Parkiran, Kecamatan Sukun.

Lalu dua kali di Kabupaten Malang dan dua kali di wilayah Kabupaten Pasuruan.

"Kasus ini masih kami kembangkan untuk menangkap semua orang yang ada di komplotan ini serta mengungkap TKP lainnya," tandas dia.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.