Senin, 15 Jun 2026 01:12 WIB

MUI Jatim Sebut Vaksin AstraZaneca Halal, Begini Penjelasannya

Konferensi pers MUI Jatim terkait Vaksin AstraZaneca
Konferensi pers MUI Jatim terkait Vaksin AstraZaneca

jatimnow.com - Majelis Ulama Indonesia Jawa Timur (MUI Jatim) menyebut bahwa Vaksin AstraZaneca halal digunakan.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi Fatwa MUI Jatim KH Ma'ruf Kozin di Kantor MUI Jatim Jalan Dharma Husada, Surabaya, Senin (22/3/2021).

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Dari kami MUI Jatim, ketika benda itu sudah berubah, maka fungsi dan statusnya berubah maka menjadi barang yang suci dan halal dikonsumsi," ujarnya.

Belakangan ini, Vaksin AstraZaneca menjadi perbincangan lantaran memiliki kandungan babi yang menurut umat muslim adalah haram. Meski demikian, Kiai Kozin mengaku, dari sifat haram yang menjadi bahan vaksin telah mengalami proses sehingga sifatnya beralih menjadi halal.

"Yang bersentuhan adalah hanya prosesnya. Tapi kalau sudah menjadi vaksin, maka jadi halal," tegasnya.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Selain merujuk pada fatwa MUI pusat, Kiai Kozin juga menyebut fatwa halal terhadap Vaksin AstraZaneca ini juga telah diperkuat oleh beberapa uji klinis, di antarnya BPOM dan dr Atho'illah dari Universitas Airlangga (Unair).

"AstraZeneca ada dua laporan dari POM pusat yang menyatakan menemukan, lalu Astra menyatakan tidak ada hewan najis di dalamnya. Kemudian dr Athoillah dari Airlangga condong tidak melibatkan (barang najis) itu seperti pupuk. Jadi kalau ada pohon (buah) yang memupuk itu biasanya pakai kotoran hewan," jelas Kiai Kozin.

Baca Juga: Abd Halim Soebahar Pimpin MUI Jatim, Gantikan Mutawakkil

Kiai Kozin juga menyebut, saat ini Ketua MUI Jatim juga telah mendapatkan Vaksin AstraZaneca yang disaksikan langsung oleh pemerintah pusat.

"KH Mutawakkil Alallah sudah divaksin, sekarang disaksikan pemerintah. Tadi Pak Jokowi langsung meninjau," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.