Selasa, 16 Jun 2026 02:52 WIB

Produsen Kosmetik ini Laporkan Pemalsuan Merek Produknya ke Polisi

Kuasa Hukum PT Implora Sukses Abadi, Yun Suryotomo menunjukkan surat laporan polisi dan produk Impora palsu
Kuasa Hukum PT Implora Sukses Abadi, Yun Suryotomo menunjukkan surat laporan polisi dan produk Impora palsu

jatimnow.com - Produsen kosmetik PT Implora Sukses Abadi melaporkan dugaan pemalsuan merek atas produknya ke Polda Metro Jaya.

Kuasa Hukum PT Implora Sukses Abadi, Yun Suryotomo menyebut, kliennya sudah mendapat surat laporan polisi dengan nomor: TBL/755/II/YAN.2.5/2021/SPKT PMJ tertanggal 9 Pebruari 2021.

Baca Juga: Tips Memilih Cushion yang Cocok untuk Kebutuhan Sehari-hari

Menurut Yun, produk merek Implora yang dipalsukan adalah Implora Urban Lip Cream Matte nomor 01-12, Implora Eyebrow Pencil Brown 002, Implora Eyebrow Pencil Black 001, Implora Eyebrow Pencil Blue 003, Implora Eyebrow Pencil Silver 004, Implora Eyebrow Pencil Grey Brown 006 dan Implora Eyebrow Pencil Dark Brown 007.

Yun menyebut bahwa pemalsuan merek atau barang palsu tersebut telah melanggar ketentuan dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, utamanya pasal 100 ayat (1).

"Kami pada tanggal 9 Februari 2021 telah melaporkan ke Polda Metro Jaya terhadap pihak-pihak yang telah memalsukan merek Impora. Saat ini prosesnya sudah di tingkat penyidikan," tegas Yun, Jumat (19/3/2021).

Baca Juga: Cara Industri Kosmetik di Indonesia Naik Kelas

Yun berharap agar kepolisian bertindak tegas atas pemalsuan produk-produk merek Impora, demi tegaknya hukum dan keadilan serta kepastian hukum kepada pemilik merek yang hak-haknya telah dilindungi undang-undang.

Tindakan tegas yang dimaksud, lanjut Yun, adalah berupa penangkapan, penahanan serta penutupan tempat-tempat usaha yang dipakai untuk melakukan proses-proses pemalsuan.

"Jadi yang sekarang kita tuntut adalah bahwa pemilik merek dilindungi hak-haknya sebagai pemegang HAKI. Kita juga meminta kepada pihak kepolisian dengan tegas menindak pemalsuan dan melakukan penyidikan disertai penangkapan, dan penahanan. Termasuk menutup tempat-tempat yang digunakan untuk proses pemalsuan, baik berupa pabrik, gudang penyimpanan atau toko yang mengedarkan," paparnya.

Baca Juga: Beras Bulog Dikemas Premium Beredar di Malang, Teliti Merek Ini!

Atas praktik pemalsuan itu, sambung Yun, PT Implora Sukses Abadi mengalami kerugian mencapai Rp 25 miliar. Berdasarkan temuan, barang palsu tersebut telah beredar di pasar secara luas.

"Itu kerugian nyata belum immateriilnya. Karena barang paslu tersebut sudah menyebar di berbagai pasar baik online maupun offline," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.