Kamis, 18 Jun 2026 23:25 WIB

Kabar Baik! Ahli Waris Korban Covid-19 di Jatim Bakal Terima Santunan

Ilustrasi Covid 19 (Foto: www.freepik.com)
Ilustrasi Covid 19 (Foto: www.freepik.com)

jatimnow.com - Santunan Rp 15 juta bagi ahli waris pasien yang meninggal karena Covid-19 resmi dihapus Kementerian Sosial (Kemensos) berdasarkan surat nomor 50/32/BS.01.02/02/2021.

Atas keputusan Kemensos tersebut, Pemprov Jatim mengambil langkah dengan menyiapkan santunan sebesar Rp 5 juta kepada setiap ahli waris korban meninggal akibat Covid-19.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Jatim M. Alwi mengatakan, banyak ahli waris yang sudah melakukan pengurusan data untuk mendapatkan tunjungan dari Kemensos. Namun mereka terpaksa ngaplo karena penghapusan tersebut.

"Pemberian ini akan dilakukan beberapa tahap. Baik di Tahun 2021 kalau belum selesai di Tahun 2022," tutur Alwi, Kamis (18/3/2021).

Namun Alwi belum menjelaskan secara pasti kapan santunan itu mulai dicairkan.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Dari data Dinas Sosial Jatim, ada sekitar 9 ribu orang meninggal karena Covid-19. Namun menurut Alwi, Dinsos Jatim akan mempriotitaskan 2.144 ahli waris yang telah melakukan pengajuan. Sedangkan sisanya akan dicairkan pada tahap selanjutnya.

Alwi menyebut, pemberian santunan ini murni inisiatif dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

"Kita laporkan ke beliau (Gubernur Khofifah), beliau sangat peduli apalagi ini kan keluarga yang sangat kesusahan. Jadi beliau peduli untuk membantu masing-masing Rp 5 juta," jelas dia.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Alwi menambahkan, untuk santunan kali ini, tidak ada kriteria khusus penerima dana santunan Covid-19. Dana santunan tersebut akan diberikan kepada seluruh ahli waris korban meninggal Covid-19.

"Mau kaya, mau miskin itu tidak jadi ukuran. Yang penting meninggal akibat Covid-19, dibuktikan dengan keterangan dari puskesmas, rumah sakit atau dinkes," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.