Rabu, 17 Jun 2026 23:43 WIB

Melihat dari Dekat Pengabdian Mahasiswa UK Petra Surabaya di Masyarakat

Salah satu kegiatan para mahasiswa UK Petra Surabaya dalam pengabdian di masyarakat
Salah satu kegiatan para mahasiswa UK Petra Surabaya dalam pengabdian di masyarakat

jatimnow.com - Community Outreach Program (COP) yang digelar oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kristen Petra (UK Petra) Surabaya sudah resmi dibuka secara daring Februari 2021.

122 peserta dari berbagai program studi di UK Petra Surabaya itu mulai menjalankan aksi nyata program-programnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Seperti yang dilakukan 20 mahasiswa UK Petra Surabaya dari berbagai prodi dengan ditemani Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Herri Christian Palit, yang tergabung di kelompok 1. Mereka bergotong royong melakukan proyek fisik dan nonfisik bersama warga RW I Kelurahan Margorejo, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya.

Ketua Kelompok 1 COP 2021 UK Petra Surabaya, Rangga Wibawa mengatakan, program fisik yang dia kerjakan mulai Minggu (14/3/2021) itu meliputi perbaikan bangunan bank sampah, renovasi taman selfie (mural dinding, vertical garden) dan perbaikan taman mini.

Salah satu kegiatan para mahasiswa UK Petra Surabaya dalam pengabdian di masyarakatSalah satu kegiatan para mahasiswa UK Petra Surabaya dalam pengabdian di masyarakat

Rangga menyebut, program nonfisik yang mereka lakukan meliputi pengembangan UMKM masyarakat setempat dan penyuluhan kepada anak-anak mengenai Covid-19.

Menurutnya, di Margorejo RW 1 itu masih mengalami banyak kendala di bagian konstruksi bangunan dan banyak dinding yang sudah rusak, bahkan perlu direnovasi. Sehingga masalah ini berdampak pada kebersihan dan menyebabkan pencemaran bagi warga sekitar.

"Sejak 19 Februari 2021 yang lalu kami sudah mulai melakukan survei dan diskusi untuk menemukan problem solving terbaik agar dapat berdampak positif bagi masyarakat Kecamatan Wonocolo ke depannya," ungkap Rangga, Senin (15/3/2021).

Selain itu dalam praktiknya di lapangan, yang dilakukan 20 anggota kelompoknya dibagi menjadi tiga shift, karena masih dalam masa Pandemi.

"Rata-rata tiap shiftnya membutuhkan waktu sekitar dua jam. Yang dimulai pukul 09.00 Wib dengan jeda istirahat. Untuk kali ini kami mengerjakan perbaikan bank sampah, menghias taman mini dan penyuluhan kepada anak-anak sekolah dasar (SD) mengenai Covid-19," tambah Rangga.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Rangga merinci, untuk perbaikan bank sampah, timnya melakukan perbaikan kerangka atap, mengganti pintu utama dari depan ke belakang, memberikan semen dan batu bata pada tembok yang berlubang hingga memberikan cat dasar pada tembok.

"Bank sampah di RT 3 dan 4 sudah tampak kusam. Dindingnya pun berlubang bahkan pintunya hendak kami ganti. Sebab sudah menganggu aktivitas para warga," sebutnya.

Salah satu kegiatan para mahasiswa UK Petra Surabaya dalam pengabdian di masyarakatSalah satu kegiatan para mahasiswa UK Petra Surabaya dalam pengabdian di masyarakat

Sebenarnya di RT 3 dan 4 Kelurahan Margorejo ini terkenal akan ketahanan pangannya. Namun tanamannya ada yang kurang rapi dan kurang indah, sehingga Kelompok 1 COP 2021 UK Petra Surabaya juga akan memperbaikinya sehingga menjadi taman mini yang indah dan teratur.

"Kami melakukan perbaikan taman mini ini karena kondisinya yang kurang rapi dan bersih ditambah pagarnya pun tampak kurang terawat. Semoga dengan ini akan menyadarkan para warganya akan pentingnya pengembangan daerah yang hijau," sambung dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Selain itu, dalam masa Pandemi Covid-19 saat ini, menerapkan physical distancing menjadi salah satu kunci agar penyebaran virus corona dapat ditekan.

Akan tetapi pada kenyataannya, bagi anak-anak SD yang berada di RT 3 dan 4 Kelurahan Margorejo kurang memahami hal itu. Sehingga kelompok ini berinisiatif melakukan penyuluhan.

"Agar penyuluhan tidak membosankan kelompok ini membuat inovasi board game yang terdiri dari papan puzzle penyuluhan Covid-19 berukuran 40 x 25 cm, ular tangga penyuluhan Covid-19 dengan ukuran 40 x 40 cm," papar Rangga.

Juga dengan papan permainan TTS dengan ukuran 30 x 40 cm, papan permianan acak kata dengan ukuran 30 x 40 cm hingga lomba mewarnai.

"Penyuluhan ini diberikan pada 30 siswa SD yang dibagi menjadi tiga shift sehingga tiap shiftnya hanya terdapat 10 siswa SD saja," tandas Rangga.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.