Minggu, 21 Jun 2026 07:40 WIB

Melihat Troli Peti Jenazah Korban Covid-19 Karya UK Petra Surabaya

Troli peti jenazah korban Covid-19 karya UK Petra Surabaya disumbangkan kepada petugas pemakaman TPU Keputih
Troli peti jenazah korban Covid-19 karya UK Petra Surabaya disumbangkan kepada petugas pemakaman TPU Keputih

jatimnow.com - Enam orang yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Universitas Kristen Petra (UK Petra) Surabaya menciptakan troli peti jenazah korban Covid-19 anti selip yang didesain khusus menggunakan roda 'tank'.

Mereka adalah Fandi D Suprianto, Yopi Y Tanoto, Amelia, Ian H Siahaan, Ivan Christian dan Guntar Henjaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Inovasi yang dirancang menghabiskan biaya Rp 15 juta dan menyesuaikan petugas pemakaman di musim penghujan itu dirakit di PT. Santo Indonesia. Troli itu sudah dihibahkan ke pengelola TPU Keputih, Surabaya pada Senin (8/3/2021).

Ketua Tim, Fandi D Suprianto mengatakan, troli itu diharapkan mampu meringankan para petugas penggali dan pengubur jenazah saat mengusung peti jenazah dari ambulans menuju liang lahat pada musim hujan.

"Maka dari itu kami kemudian membuat alat bantu khusus ini, menyesuaikan kebutuhan yang ada di TPU Keputih. Menurut survei dan informasi dari DKRTH, sifat tanah di Keputih memang berbeda. Sifat tanahnya akan keras jika musim kemarau dan menjadi sangat becek dan berlumpur serta mudah ambles saat musim penghujan," ujar Fandi, Kamis (11/3/2021).

Alat ini dirancang khusus agar proses mengangkat jenazah dapat digantikan dengan frame pada meja yang dapat didorong maupun ditarik dengan menambahkan bagian handle.

Troli peti jenazah korban Covid-19 karya UK Petra Surabaya disumbangkan kepada petugas pemakaman TPU KeputihTroli peti jenazah korban Covid-19 karya UK Petra Surabaya disumbangkan kepada petugas pemakaman TPU Keputih

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Untuk memudahkan pemindahan peti, maka tim kami memilih menggunakan roda dengan roller. Sedangkan mengatasi tanah yang becek atau berlumpur di waktu penghujan, digunakan sistem roda-rantai agar tetap dapat dijalankan di lahan yang becek," jelasnya.

Alat yang dirancang selama dua bulan itu hampir sama dengan troli peti jenazah pada umumnya. Namun ciri khas inovasi ini terletak pada rodanya yakni menggunakan roda yang menyerupai roda 'tank'. Dan troli ini sangat cocok untuk sifat tanah di TPU Keputih.

Ukuran troli ini berdimensi panjang 2320 mm, lebar 470 mm dan tinggi 660 mm. Dengan spesifikasi menggunakan frame dari besi sedangkan rodanya dari karet dan besi, berat troli ini mencapai 165 kilogram.

"Meski mencapai berat diatas 100 kilogram akan tetapi sangat ringan jika secara bersamaan didorong dan ditarik oleh masing-masing satu orang petugas," ungkap Fandi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Alat ini kini telah berada di TPU Keputih untuk membantu para pekerja. Seperti halnya yang diungkapkan Zulfan salah satu petugas pemakaman di TPU Keputih Surabaya.

Menurut Zulfan, alat tersebut sangat membantu kinerjanya dan sangat menghemat tenaga.

"Alat ini sangat membantu kami. Biasanya peti COVID-19 ini diangkat oleh empat hingga lima orang tetapi dengan alat ini cukup hanya dibutuhkan tiga orang saja, jadi bisa menghemat tenaga," tandas Zulfan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.