Senin, 22 Jun 2026 11:32 WIB

Bakal Syuting Film 'Lara Ati', Bayu Skak Kulonuwun ke Pemkot Surabaya

jatimnow.com - Bakal memproduksi film drama komedi berjudul 'Lara Ati' di Kota Pahlawan, aktor yang juga sutradara, Bayu Skak berkunjung ke Pemkot Surabaya, Rabu (10/3/2021).

Bayu Skak mengatakan kedatangannya itu karena orang Jawa bila akan melakukan sesuatu harus kulonuwun.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Saya sampaikan terimakasih karena sudah diijinkan untuk kulonuwun dulu ke sini," kata Bayu Skak.

Ia juga menjelaskan bahwa film berjudul ‘Lara Ati’ ini dibuat untuk mengangkat Surabaya-nya.

Sebab, film sebelumnya berjudul ‘Yowes Ben’ bisa berhasil dan menjadikan kesan kedaerahan itu juga bisa keren.

Film itu syutingnya di Malang dan ketika dia mendapatkan kesempatan untuk bikin film lagi, dia pun ingin mengangkat Jawa Timurnya.

"Dan Jawa Timur itu tidak lepas dari Surabaya," kata Bayu Skak.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Ia juga memastikan bahwa proses syutingnya nanti akan full di Kota Pahlawan, karena dia ingin mengangkat berbagai hal tentang Surabaya, mulai dari kesenian ludruk, ikon-ikon uniknya seperti Taman Bungkul, dan juga kulinernya.

"Pemain-pemain filmnya juga banyak dari Surabaya, seperti Cak Kartolo, Cak Sapari, Ning Tini, dan Eko Londo. Kami start syuting tanggal 15 Maret 2021 dan saat ini kami masih prepare," ujarnya.

Bayu juga memastikan bahwa pada saat syuting film ini akan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Bahkan, nantinya akan ada tiga ring, mulai ring satu, dua dan tiga.

"Nah, ketika ring tiga itu orang luar tidak boleh masuk dan orang yang sudah berada di dalam, mau keluar juga susah, dan kami pastikan orang yang ada di dalam itu sudah di swab PCR tiga hari sekali," tegasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Ia juga berharap dengan film yang syuting di Surabaya ini disertai dengan logat Jawa Timuran yang kental, akan semakin mewarnai perfilman di Indonesia.

Apalagi, nanti hampir 100 persen bahasanya Jawa Timuran, sehingga para pemain yang berasal dari Jakarta saat ini belajar intens Bahasa Jawa.

"Ini akan menjadi tontonan yang epic yang bisa mewarnai perfilman tanah air dengan nuansa Surabaya," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.