Kamis, 18 Jun 2026 08:58 WIB

Pilihan Pembaca: Pensiunan Guru Jadi Musisi Jalanan hingga Belasan Rumah Rusak

  • Penulis :
  • | Rabu, 10 Mar 2021 09:25 WIB

jatimnow.com - Kisah Cahyo, pensiunan guru yang kini jadi musisi jalanan di Surabaya menjadi pilihan pembaca pertama pada Selasa (9/3/2021).

Kemudian di urutan kedua adalah ratusan miras ilegal di eks lokalisasi Gunung Sampan disita. Dan di urutan ketiga adalah belasan rumah di Kabupaten Pasuruan rusak diterjang angin dan hujan.

Baca Juga: Kolaborasi Unisla, Arema Lolos Lisensi AFC, Tim Raimas Kalam Munyeng

Redaksi merangkum ketiga berita itu:

Kisah Cahyo, Pensiunan Guru yang Kini Jadi Musisi Jalanan di Surabaya

Memainkan alat musik, mulai dari saksofon hingga biola sudah mendarah daging bagi Cahyono Hadi, pensiunan guru kesenian asal Surabaya. Setelah pensiun, pria 68 tahun itu tetap bermusik, meski di jalanan.

Menjadi street musician atau musisi jalanan dipilih Cahyo-sapaan akrabnya untuk mengisi hari-harinya. Pensiunan PNS Tahun 2018 itu kerap memainkan alat musik saksofon dan biola di sepanjang Jalan Tidar hingga Jalan Pacuan Kuda, Surabaya.

"Saya memang guru kesenian dan memiliki spesialisi memainkan alat musik tiup, juga biola," ungkap Cahyo saat ditemui jatimnow.com di Jalan Tidar, Selasa (9/3/2021).

Baca Juga: Hidupkan Bandara, PMI Terkurung dalam Peti Es, Disorientasi Seksual

Ratusan Miras Ilegal di Eks Lokalisasi Gunung Sampan Disita

Ratusan botol berisi minuman keras (miras) ilegal disita Polres Situbondo saat melakukan razia di eks lokalisasi Gunung Sampan di Desa Kotakan, Senin (8/3) malam.

Paur Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priyambodo mengatakan razia itu dilakukan oleh Samapta dan Intelkam setelah mendapat laporan masyarakat terkait dugaan adanya peredaran atau penjualan miras tanpa izin yang meresahkan warga.

Belasan Rumah di Kabupaten Pasuruan Rusak Diterjang Angin dan Hujan

Baca Juga: Prajurit Tewas, DPRD Jatim Desak Penguatan Perda, Mbak Vinanda Sidak

Belasan rumah di Desa Panditan, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras, Senin (8/3) sekitar pukul 16.00 Wib.

Dalam peristiwa itu dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun luka.

"Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan 14 rumah warga rusak. Beruntung tidak ada korban," kata Kepala Desa Panditan, Dodik, Selasa (9/3/2021).

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.