Jumat, 12 Jun 2026 13:38 WIB

1,1 Juta Dosin Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia

Vaksin COVID-19 AstraZeneca setibanya di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten (Foto: MUHAMMAD IQBAL/ANTARA via Republika)
Vaksin COVID-19 AstraZeneca setibanya di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten (Foto: MUHAMMAD IQBAL/ANTARA via Republika)

jatimnow.com - Indonesia menerima vaksin melalui kerangka multilateral dari COVAX tahap pertama di Bandara Soekarno Hatta yang disaksikan oleh perwakilan pihak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Unicef. Pengiriman tahap pertama ini berupa vaksin yang dikembangkan oleh AstraZeneca.

"Pada hari ini Indonesia menerima pengiriman pertama vaksin AstraZeneca sebesar 1.113.600 (satu juta seratus tiga belas ribu enam ratus) vaksin, jadi dengan total berat 4,1 ton yang terdiri dari 11.136 karton," ujar Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi pada konferensi pers di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (8/3/2021).

Baca Juga: HUT RI ke-80, Bank Mandiri Taspen Gaungkan Semangat Kebangsaan & Peduli Lansia

Menlu Retno mengatakan, jumlah tersebut adalah bagian awal dari batch pertama pemberian vaksin melalui jalur multilateral. Dalam batch awal ini, Indonesia akan memperoleh 11.704.800 dosis vaksin yang sudah jadi.

"Pengiriman batch pertama akan dilakukan hingga Mei 2021 dan Insya Allah menurut rencana akan diikuti batch-batch selanjutnya," tutur Menlu Retno.

Ketibaan vaksin dari jalur multilateral ini tidak terlepas dari kerja sama antara Kementerian dan lembaga terkait di Indonesia.

Selain itu, kerja sama dengan berbagai pihak internasional, negara donor, GAVI, WHO, UNICEF, CEPI dan lain-lain juga ditempuh agar Indonesia bisa mengamankan vaksin.

"Untuk itu kami sampaikan apresiasi tinggi atas semua kerja sama yang diberikan," ujar Retno.

Baca Juga: PGN Raih Prestasi Bergengsi di ASEAN Corporate Governance Conference & Awards 20

Menlu Retno mempertegas bahwa diplomasi vaksin akan terus diperkuat. Diplomasi juga akan terus diperkokoh untuk membantu upaya pemerintah membangun resiliensi kesehatan dan pemulihan ekonomi.

Dalam hal ini, Kementerian Luar Negeri dan pihak-pihak terkait lainnya berupaya mendapatkan akses vaksin dari berbagai jalur.

Indonesia mengedepankan prinsip kesetaraan vaksin yang adil untuk semua negara, yang salah satunya keterlibatan Indonesia dalam mengetuai bersama COVAX AMC Engangement Group.

"Forum Engagement Group merupakan forum yang mempertemukan semua pihak agar kesetaraan akses terhadap vaksin bagi semua dapat dijalankan. Dan yang menarik, semua co-chairs dari COVAX AMC Engagement Group adalah perempuan: Indonesia, Ethiopia, dan Kanada," ujar Retno.

Baca Juga: Timnas Voli Putri Indonesia Kalahkan Selandia Baru di AVC Nations Cup 2025

 

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.