Senin, 15 Jun 2026 17:45 WIB

Sindikat Pengedar Upal Dolar AS Rp 21 Miliar Dibongkar, Dua Pelaku Diamankan

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 08 Mar 2021 18:56 WIB

jatimnow.com - Sindikat peredaran uang palsu (upal) asing sebanyak 15 ribu lembar pecahan 100 dolar Amerika (AS) atau Rp 21 Miliar, dibongkar Tim Unit Resmob Polrestabes Surabaya.

Dua pelaku ditangkap yaitu I Wayan Widana (42) dan Sang Made Jamin (56). Keduanya asal Bali.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kedua tersangka ini kami amankan setelah dapat laporan dari pihak bank di daerah Perak barat," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian didampingi Wakasat Reskrim, Kompol Ambuka Yudha, Senin (8/3/2021).

Oki menjelaskan, upal dolar itu dibawa kedua tersangka dari Bali atas suruhan AA yang disebut ada di Surabaya untuk ditukar dengan surat obligasi atau sertifikat berisi perjanjian antara perusahaan emiten sebagai peminjam dana dengan investor sebagai pemberi dana di sebuah bank.

"Jadi, mereka ini mengaku disuruh temannya untuk mengantarkan uang dolar palsu ke Surabaya. Karena temannya itu mengaku punya kenalan pihak bank. Mereka naik pesawat, sedangkan uang dolar palsunya dikirim melalui jalur darat," jelasnya.

Setelah mendarat di Surabaya, Wayan dan Made menuju rumah AA di daerah Bubutan. Uang dolar palsu itu lantas diserahkan. Kemudian oleh AA dibawa ke salah pegawai bank yang ada di Perak barat untuk ditabung.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Karena jumlahnya terlalu banyak, oleh pegawai bank itu lantas dibawa ke bank daerah Jalan Pahlawan untuk dilakukan pemeriksaan. Ternyata, uang dolar itu palsu. Dari sinilah, pegawai bank menghubungi polisi hingga terungkaplah kasus ini.

Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Rizky Wicaksana menambahkan jika kualitas upal dolar itu cukup baik dan menyerupai yang asli.

"Dolar nomor serinya tersendiri dan tercatat. Tapi setelah kami cek, nomor serinya tidak ada," papar Arief.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ia menegaskan masih akan terus melakukan pengembangan terkait kasus ini. Apakah ada kaitannya dengan jaringan upal yang diungkap pihaknya sebelumnya maupun yang diungkap Polres Banyuwangi beberapa waktu lalu.

"Ini yang akan terus kami dalami. Jika ada tentu akan memudahkan kami untuk melakukan pengembangan lebih lanjut," tandas Arief.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.