Sabtu, 20 Jun 2026 02:59 WIB

Kebanjiran Order Mainan Truk Oleng, Pria Ponorogo ini Karyakan 5 Siswa SMK

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 07 Mar 2021 12:26 WIB

jatimnow.com - Arif Budianto asal Ponorogo sukses membuat mainan truk oleng atau truk goyang.

Bahkan pria berusia 40 tahun itu juga mengkaryakan siswa SMK untuk membantunya membuat truk yang terbuat dari triplek dan kayu itu.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Saat ditemui di rumahnya di Jalan Wilis, Kelurahan Nologaten, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Arif Budianto dibantu oleh lima siswa SMK.

"Awalnya saya coba-coba dulu. Kemudian saya pasarkan lewat media sosial seperti Facebook atau pun Instagram dan ternyata respon pasar bagus," katanya, Minggu (7/3/2021).

Truk oleng yang dibuatnya kemudian mendapat respon positif di pasar. Karena kewalahan memenuhi permintaan, ia kemudian dibantu tetangganya yang masih duduk di bangku SMK di Bumi Reog.

"Setelah itu menyebar dari mulut ke mulut dan akhirnya hingga 5 yang membantu. Daripada setelah sekolah online mereka menganggur dan main handphone. Saya beri mereka pekerjaan dan ternyata bisa," ujar dia.

Menurutnya, dengan dibantu oleh kelima siswa itu, kini dirinya mampu menghasilkan sebanyak 15 truk oleng dalam sehari. Ia menyebutkan, yang paling lama dan sulit adalah mengerjakan bagian roda yang juga dari kayu.

"Rodanya sendiri itu selesai dalam 5 hari. Habis itu motong kayunya yang memiliki dua ukuran dengan panjang 60 sentimeter dan 75 sentimeter," paparnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Untuk harga, 1 truk kecil tanpa lampu dibanderol harga Rp 100 ribu. Sedangkan 1 truk besar dengan lampu harganya mencapai Rp 150 ribu.

"Untuk omset mencapai Rp 20 juta dalam sehari," terang dia.

Salah satu siswa SMKN 1 Jenangan, Annas Amrul Mukminin mengatakan dirinya telah membantu membuat truk oleng dalam sebulan ini setelah selesai sekolah.

"Tugas selesai atau siang-siangan hingga pukul 17.00 Wib, saya memilih bekerja di sini," kata siswa kelas XI jurusan elektronik industri ini.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Dia mengaku sehari bisa menghasilkan 10 truk atau lebih. Karena dirinya telah terbiasa dan membuat miniatur truk ini tidak terlalu sulit.

"Hasilnya lumayan untuk jajan dan bantu orang tua," pungkas warga Desa Semanding, Kecamatan Jenangan ini.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.