Kamis, 18 Jun 2026 04:42 WIB

Pencabulan Siswi SMK di Surabaya, Polisi: Terduga Pelaku akan Diperiksa

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 06 Mar 2021 15:51 WIB
Ilustrasi/ jatimnow.com
Ilustrasi/ jatimnow.com

jatimnow.com - Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya melakukan pendalaman atas dugaan pencabulan yang menimpa seorang siswi SMK kelas XII yang dilakukan oleh kepala sekolah.

Penyidik menemukan petunjuk baru dalam penyidikan untuk memeriksa sang kepala sekolah, setelah memeriksa sejumlah saksi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Sejumlah petunjuk sudah kita dapat dari saksi yang akan kami periksa. Ini masih didalami lagi," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian, Sabtu (6/3/2021).

Baca juga:  Siswi SMK di Surabaya Diduga Jadi Korban Pencabulan, Ini Pengakuannya

Ia menyebutkan, penyidik sebelumnya telah memeriksa korban dan sejumlah saksi. Dari keterangan itu, menjadi bukti untuk memanggil kepala sekolah untuk diperiksa.

"Nanti akan dicari barang bukti lain, seperti bukti foto dan chattingan yang ada di hp antara kepala sekolah dan korban," jelas Oki.

Sementara untuk laporan dari korban lain, hingga saat ini belum ada. Begitu juga pemanggilan terhadap kepala sekolah.

ST (58) ayah korban mengatakan bahwa anaknya telah menjalani visum pada Kamis (4/3). Juga telah dilakukan konseling dan ditanya seputar pencabulan yang dialami anaknya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Karena dalam kondisi psikis yang tertekan, kemudian diarahkan ke psikiater di RS Bhayangkara Polda Jatim.

"Hasil visum baru keluar sekitar dua minggu," kata Suminto.

Selanjutnya, ia dan anaknya ke Unit PPA Polrestabes Surabaya. Kemudian dibuatkan berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap korban.

"Anak saya diberi 18 pertanyaan seputar kejadian yang dialaminya," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dalam jawaban di salah satu pertanyaan, bahwa pencabulan yang dilakukan kepala sekolah terhadap korban itu dari atas hingga sebatas pusar saja.

Bahkan, semenjak peristiwa pencabulan ini mencuat website SMK tempat korban sekolah yang selama ini bisa diakses melalui internet sudah tidak bisa dibuka.

"Karena memang pihak sekolah punya tim IT yang mumpuni oleh karena itu website sekolahan mereka tutup," papar Suminto.

Sebelumnya diketahui, seorang siswi kelas XII salah satu SMK di Surabaya diduga menjadi korban pencabulan kepala sekolahnya. Hal itu disampaikan ayah korban saat mendampingi anaknya melapor ke Polrestabes Surabaya, Rabu (3/3).

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.