Minggu, 21 Jun 2026 11:06 WIB

Pedagang Desak Pemkot Surabaya Beri Pendampingan Masuk ke Pasar Turi Baru

jatimnow.com - Perwakilan paguyuban pedagang Pasar Turi mendesak agar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dapat memberikan pendampingan agar mereka dapat masuk ke PTB (Pasar Turi Baru).

Permintaan itu disampaikan oleh Perwakilan Paguyuban Pedagang Pasar Turi saat melakukan pertemuan khusus di BG Junction Surabaya, Jumat (5/3).

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Kami pedagang Pasar Turi sudah tidak bisa apa-apa lagi. Belasan tahun sengsara. Kami ingin tahun ini bisa menempati kios kami dan berjualan. Semoga Pak Eri bisa menemani kami masuk Pasar Turi lagi," kata Moch Mas Amiruddin, perwakilan Kordinator Pedagang PTB.

Diketahui, PTB dibangun sejak 2011 dibawah pengelola PT Bumi Gala Persada setelah Pasar Turi terbakar. Pada 2014 selesai dibangun dengan total ada 6.600 stan. Tercatat ada 3578 pedagang lama dan sisanya pedagang baru.

Menurutnya, setelah 80 persen cicilan masuk dan pedagang bersama pengelola telah serah terima kunci, hingga kini belum terealisasi.

Mayoritas para pedagang telah melunasi pembelian setiap stan dan kios dengan cara mencicil di bank dari harga yang paling murah Rp 120 juta hingga di atas Rp 600 juta. Namun mereka hingga kini belum bisa menempati.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Pada 2018, panel dan listrik dicabut sehingga pedagang tidak bisa menempati," ujar dia.

Para pedagang berharap ada intervensi dari Pemkot Surabaya. Mereka mengaku masih bersabar dan berharap agar sengsara itu membawa nikmat saat Wali Kota Eri Cahyadi ikut memberi solusi.

"Semoga tahun ini tahun terakhir bagi kami, pedagang berada di luar pasar," kata Amiruddin.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Salah satu pedagang yang lain, Badrus juga berharap agar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bisa memberi harapan baru atas solusi Pasar Turi.

"Semoga Pak Eri bisa gunting pita bersama kita masuk Pasar Turi," kata Badrus.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.