Senin, 15 Jun 2026 08:05 WIB

Digerebek, Pemilik Pabrik Tahu di Ponorogo Bantah Gunakan Formalin

Pemilik pabrik tahu Untung Harjono
Pemilik pabrik tahu Untung Harjono

jatimnow.com - Pabrik yang sempat ditutup lantaran diduga menggunakan formalin dalam memproduksi tahu di Ponorogo, kini kembali beroperasi, Senin (4/6/2018).

Pada Rabu (30/5/2018) lalu Polres Ponorogo sempat memeriksa dan membawa produsen pabrik tahu yang berada di Kelurahan Purbosuman, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo tersebut.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Pantauan jatimnow.com ke lapangan, pabrik tahu tersebut terlihat beroperasi. Pegawainya juga sudah menyiapkan bahan-bahan pembuat tahu, seperti kedelai.

Baca juga: Diduga Mengandung Formalin, Pabrik Tahu di Ponorogo Disatroni Polisi

Saat dikonfirmasi, pemilik pabrik tahu, Untung Harjono mengaku tidak tahu menahu soal formalin. Bahkan, Untung mengatakan tidak mengetahui bentuk bahan kimia formalin.

"Saya tidak pakai formalin dalam produksi tahu ini. Hanya pakai kedelai yang berkualitas," tutur Untung saat ditemui di rumahnya, Senin (4/6/2018).

Ia mengklaim, saat memulai usaha semenjak beberapa tahun lalu, dirinya tidak pernah menggunakan bahan tambahan pangan yang tidak aman. Apalagi jenis pengawet formalin.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Waktu disidak polisi itu saya persilakan mereka ngecek ke rumah dan pabrik saya. Kenyataannya kan tidak formalin tidak ditemukan," urainya.

Meski dirinya dirugikan karena difitnah, bapak empat orang anak ini yakin jika kebenaran bakal terungkap. Untung pun memberanikan diri produksi tahu lagi usai police line dicabut oleh polisi.

"Kemarin kan habis digerebeg, police line langsung dilepas. Ya saya produksi tahu kembali," tegasnya .

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Untung menjelaskan, walaupun digrebek, jualannya tetap lancar. Dalam satu hari pabrik ini mampu menghabiskan hingga dua ton kedelai.

 "Saya bahkan menyuruh orang untuk sortir kedelai saya. Saya ingin tahu yang berkualitas dan enak. Jadi tidak ada namanya berformalin," tegasnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.