Selasa, 16 Jun 2026 09:50 WIB

Motif Pembunuhan di Apartemen Educity Terkuak, Ini Alasannya

  • Penulis :
  • | Senin, 04 Jun 2018 13:31 WIB
Proses evakuasi jasad AP di Apartemen Educity Surabaya beberapa waktu lalu./Foto: Dokumen jatimnow.com.
Proses evakuasi jasad AP di Apartemen Educity Surabaya beberapa waktu lalu./Foto: Dokumen jatimnow.com.

jatimnow.com - AP (40) korban pembunuhan disalah satu kamar lantai 17 Apartemen Educity, Mulyorejo, Surabaya diduga dihabisi karena motif bisnis.

Bisnis itu pula yang membawa warga asal Paseban, Senen, Jakarta Pusat itu datang ke Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Apa sebenarnya bisnis korban? Sayang, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran belum bersedia membeberkan pertanyaan itu.

Baca juga: Pria Tewas di Apartemen Educity Diduga Hanya Tamu, Polisi Buru Pemilik

Namun, pihaknya membenarkan jika korban ke Surabaya dalam rangka bisnis. Dan bisnis itupula yang akhirnya merenggut nyawa korban.

"Dari hasil keterangan saksi-saksi, sementara seperti itu. Bisnis apa? Kami belum bisa memastikannya. Sebab para pelaku yang sudah teridentifikasi masih belum berada di tangan kami," ungkap Sudamiran, Senin (4/6/2018).

Baca juga: Tewas Penuh Luka, Penghuni Apartemen Educity Diduga Korban Pembunuhan

Sebelumnya, Sudamiran menyebut jika korban dihabisi oleh pelaku yang lebih dari dua orang.

Lantas apa keterkaitan para pelaku dengan penyewa (pemilik) kamar apartemen yang dipakai korban menginap itu? Sudamiran menjawabnya diplomatis.

"Ada tidaknya hubungan itu, juga belum bisa diungkap. Sebab keberadaan penyewa kamar juga belum kami dapatkan," tegasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Korban sendiri ditemukan tewas di kamar milik VA, perempuan yang berprofesi sebagai marketing. Keberadaan VA hingga saat ini masih misterius.

Tim Satreskrim Polrestabes Surabaya sudah mencari VA di tempat kerjanya. Tapi upaya itu tidak membuahkan hasil.

Baca juga: Tewas Penuh Luka, Penghuni Apartemen Educity Diduga Korban Pembunuhan

VA disebut-sebut sebagai saksi kunci. Sebab diduga, VA-lah yang mengetahui proses kedatangan korban ke Surabaya dan dalam rangka bisnis apa.

"Kami sudah sebar tim kami ke berbagai kota yang kami sinyalir jadi tempat singgah para pelaku. Termasuk saksi kunci (VA, red)," beber Sudamiran.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Korban sendiri ditemukan tewas penuh darah di dalam kamar mandi sebuah kamar di lantai 17 Apartemen Educity.

Korban tewas dalam keadaan kepalanya bersandar di tembok dan kakinya menempel di lantai yang sudah penuh darah.

Mayat AP ditemukan pertama kali oleh petugas apartemen pada Senin (28/5/2018) sekitar pukul 06.45 WIB.

Reporter: Narendra Bakrie

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.