Selasa, 16 Jun 2026 06:14 WIB

Dua Desa di Probolinggo Terendam akibat Banjir Susulan

Kondisi banjir dua desa di Probolinggo pada Minggu (28/2/2021) malam
Kondisi banjir dua desa di Probolinggo pada Minggu (28/2/2021) malam

jatimnow.com - Aliran Sungai Kedunggaleng yang kembali meluap merendam Desa Kedungdalem dan Desa/Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, sekitar pukul 18.00 Wib, Minggu (28/2/2021).

Petugas BPBD Kabupaten Probolinggo, Aris Setiyawan mengatakan, daerah tersebut pada Sabtu (27/2/2021) malam terendam, tapi surut pada Minggu siang.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Sekitar pukul 18.00 wib tadi air kembali masuk ke rumah warga di dua desa tersebut," ujar Aris saat dihubungi jatimnow.com.

Aris menambahkan, BPBD bersama petugas lain tengah melakukan pemantauan di lokasi. Namun sampai saat ini tidak ada warga yang dievakuasi.

Wilayah yang terendam itu berada di tepi sungai. Air meluap ke rumah warga lantaran banyak tanggul sungai yang jebol akibat banjir.

"Tadi memang sudah ada kerja bakti dan perbaikan tanggul sementara. Namun saat ini air sungai kembali meluap," tegasnya.

Kondisi banjir dua desa di Probolinggo pada Minggu (28/2/2021) malamKondisi banjir dua desa di Probolinggo pada Minggu (28/2/2021) malam

Namun untuk desa di tiga kecamatan, yaitu Leces, Tegalsiwalan dan Gending yang pada Sabu malam terendam banjir, belum ada laporan soal banjir susulan malam ini.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

"Belum ada laporan masuk untuk daerah tersebut. Hanya dua desa di Kecamatan Dringu saja air sungai kembali meluap," tambah Aris.

Sementara Happy, salah satu warga Dusun Krajan Bandaran, Desa Dringu menyebut bahwa air yang meremdam daerahnya lebih besar ketimbang banjir Sabtu malam.

"Saya lebih memilih di rumah karena takut ada benda atau perabot rumah yang terseret arus banjir," ungkapnya.

Happy mengaku dirinya sangat membutuhkan stok makanan. Sebab sampai saat ini belum ada bantuan nasi atau makanan yang diperoleh dari pemerintah.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

"Katanya ada nasi kotak 6000 ribu bungkus, kenapa saya belum dapat sama sekali hingga saat ini," keluhnya.

Sementara Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Probolinggo, Moch Arief mengaku, saat ini Tim Tagana masih melakukan proses masak, sehingga diharap warga bersabar.

"Soalnya yang kita layani ribuan warga mas. Diharap warga lebih bersabar semuanya, pasti kebagian," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.