Minggu, 21 Jun 2026 02:00 WIB

Menkumham Sayangkan Kebijakan Penolakan Visa WNI oleh Israel

Mekumham Yasona Laoly./Foto: Fahrizal Tito.
Mekumham Yasona Laoly./Foto: Fahrizal Tito.

jatimnow.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly belum mengetahui alasan penolakan visa WNI oleh Israel mulai 9 Juni mendatang.

Yang pasti terkait hal tersebut, pemerintah Indonesia menyayangkan penolakan yang menjadi hak dan kewenangan pemerintah Israel itu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Bahwa kami menolak sejumlah visa warga Israel, iya.  Tapi alasannya biar kami yang mengetahui, karena hal ini bukan untuk diketahui publik. Tapi kami menyayangkan kebijakan retaliasi Israel," ujar Yasonna Hamonangan Laoly disela-sela berbagi kasih dengan anak-anak yatim-piatu di Wyndam Hotel Surabaya, Minggu (3/6/2018).

Meski demikian, kebijakan retaliasi atau pembalasan atas penolakan sejumlah visa warga Israel oleh Pemerintah Indonesia itu, menurut Menkumham tetap menjadi hak dan kewenangan pemerintah Israel.

Alasan yang sangat disayangkan Indonesia terhadap kebijakan Israel, karena di tempat tersebut terdapat dua situs jujugan untuk melakukan ibadah dan bagi seluruh umat beragama termasuk dari masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kita sayangkan karena disana ada Masjid Al-Aqsa yang sangat penting bagi umat Islam dan makam Yesus di Yerussalem bagi umat Kristiani," terangnya.

Yasonna menambahkan, terkait solusi kebijakan itu masih dalam pembicaraan lintas kementerian Menteri luar negeri (Menlu) dan Kemenkumham beserta Badan Intelijen Negara (BIN) serta Dirjen Imigrasi.

"Kami memang tidak memiliki hubungan diplomatik, namun urusan wisata religi di Israel turis Indonesia memiliki visa khusus. Tapi untuk win-win solution kebijakan ini masih menjadi pembicaraan kami," tambahnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Reporter: Fahrizal Tito

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.