Senin, 15 Jun 2026 17:46 WIB

Warung Narkoba Digerebek, 2 Pengedar dan Ratusan Poket Sabu Diamankan

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 24 Feb 2021 18:55 WIB

jatimnow.com - Sebuah warung di Sidosermo Belakang 4, Surabaya yang menjadi tempat jual beli narkoba jenis sabu digerebek Unit Reskrim Polsek Asemrowo, Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Dua pengedar diamankan.

Selain menangkap kedua pengedar, Tim Reserse yang dipimpin Iptu Rizkika Atmadha juga menyita barang bukti 198 poket sabu seberat 77,34 gram, 50 korek api yang telah dimodifikasi, 30 botol plastik air mineral, 54 pipet kaca serta uang tunai Rp 13.750.000.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Kapolsek Asemrowo, Kompol Hari Kurniawan menyebut dua pengedar sabu itu adalah Muhammad Nasir (33), dan Busiri (44). Keduanya warga Surabaya.

"Kedua tersangka ini diamankan setelah digerebek Tim Opsnal kami usai mendapat informasi peredaran sabu di warung yang mereka jaga ini. Selain menjual sabu, warung itu juga menyediakan tempat untuk nyabu. Jadi setelah beli, bisa langsung dinikmati di tempat," terang Hari, Rabu (24/2/2021).

Ia mengatakan, peredaran narkoba di warung tersebut terbilang cukup licin. Sudah hampir tujuh bulan tidak terendus. Dan untuk mengelabui polisi, para pengedar itu membuka warung layaknya penjual biasa.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Ternyata saat digerebek, di dalamnya banyak persediaan sabu beserta alatnya. Satu poket sabu kata tersangka dijual Rp 130 ribu. Jika ingin memakai langsung ditempat, para pelanggannya harus nambah Rp 5000," jelasnya.

"Tersangka ini juga mengaku dalam sehari saja, ada puluhan pelanggan yang keluar-masuk di warung tersebut. Dapatnya katanya mencapai Rp 50 juta. Ini angka yang cukup besar," tambah Hari.

Sementara untuk kulakan, kedua tersangka mengaku beli dari seorang bandar sabu di Madura. Sekali beli, bisa mencapai puluhan gram. Dan itu bisa habis dalam waktu sehari saja.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Warungnya itu masuk di gang sempit, pinggir sungai. Dari depan nggak kelihatan. Para pengedar ini memang cukup cerdik. Kami akan dalami, kembangkan lagi kasus ini ke jaringan di atasnya. Akan kami kejar terus," tandas Iptu Rizkika.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.