Sabtu, 20 Jun 2026 07:56 WIB

Ini Penyebab Sulitnya Penangkapan Jambret di Kolong Jembatan Kapasan

Warga berkerumun menunggu jambret disekitar jembatan Kapasan
Warga berkerumun menunggu jambret disekitar jembatan Kapasan

jatimnow.com - Selama lima jam terduga jambret bersembunyi di dalam kolong jembatan di Jalan Kapasan, Surabaya pada hari Jum'at (1/6/2018) pukul 23.30 WIB hingga Sabtu (2/6/2018) pukul 04.30 WIB.

Lamanya proses penangkapan tersebut, karena terduga jambret melawan warga dengan melempar batu dari dalam kolong jembatan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Terduga jambret tersebut tak mau keluar lantaran takut diamuk massa. Puluhan orang yang masih terjaga menyanggong diatas jembatan mulai pukul 23.30 WIB.

Baca juga: Disanggong Warga, Pelaku Jambret Terjebak di Bawah Jembatan Kapasan

Adit, salah satu pemuda yang memberanikan diri untuk masuk ke dalam kolong jembatan mengatakan sudah berusaha membujuk terduga jambret tersebut namun malah di lempar dengan batu.

"Saya dengan dua orang lain sudah berusaha membujuk dia untuk naik, tapi dia tetap sembunyi di besi-besi yang ada di sela-sela kolong jembatan," ujar Adit kepada jatimnow.com, Sabtu (2/6/2018).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Hingga pukul 02.00 WIB ketiga pemuda tersebut membawa kayu untuk berjaga-jaga apabila si jambret melawan, namun hingga pukul 03.00 WIB tak kunjung membuahkan hasil. Terduga jambret tetap kekeh untuk tinggal di kolong jembatan tersebut.

Baca juga: 5 Jam Terjebak di Kolong Jembatan, Pelaku Jambret Akhirnya Diringkus

Petugas yang geram dengan terduga jambret yang tak kunjung keluar, akhirnya masuk ke dalam sungai dan menarik pelaku dari persembunyiannya di kolong jembatan dan langsung menggiringnya ke Mapolsek Simokerto.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Beruntung, dibawah perlindungan polisi, terduga jambret tersebut tidak menjadi bulan-bulanan warga yang geram dengan aksi penjambretan.

Drama jambret masuk kedalam kolong jembatan ini berlangsung semenjak Jumat (1/6/2018) pada pukul 23.30 WIB, dan berakhir pada hari Sabtu (2/6/2018) sekitar pukul 04.30 WIB.

Reporter: Arry Saputra/Fahrizal Tito
Editor: Arif Ardianto


Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.