Minggu, 21 Jun 2026 02:21 WIB

Longsor di Nganjuk: 16 Orang Dilaporkan Hilang, 3 Selamat, 2 Meninggal

Ekskavator juga diterjunkan ke lokasi untuk mencari warga yang dilaporkan hilang akibat longsor di Nganjuk (Foto-foto: Dokumentasi Kantor SAR Surabaya)
Ekskavator juga diterjunkan ke lokasi untuk mencari warga yang dilaporkan hilang akibat longsor di Nganjuk (Foto-foto: Dokumentasi Kantor SAR Surabaya)

jatimnow.com - Dua tim dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya dikerahkan untuk mencari 16 warga yang dilaporkan hilang akibat longsor di Dusun Selopuro, Desa/Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Senin (15/2/2021).

"Tiga unit alat berat berupa excavator juga sudah mulai bisa masuk. Untuk mempermudah upaya pencarian 16 orang korban tanah longsor yang belum ketemu," ujar Kepala Kantor SAR Surabaya, Hadi Adi Purnomo.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Sementara Kasi Operasi Kantor SAR Surabaya, I Wayan Suyatna menjelaskan, 16 warga yang dilaporkan hilang itu terdiri dari 12 orang dewasa dan 4 orang anak-anak.

Adapun data yang diterima Kantor SAR Surabaya, 16 orang yang dilaporkan hilang itu adalah Muryanto, Parmiati, Friska, Yono, Yatini, Umi, Darimun, Muryam, Sunarsih, Prasetyo, Rama, Yatemo, Putra, Dimas, Nendra dan Rehan.

Baca juga: 

Selain 16 orang dilaporkan hilang, dalam longsor yang terjadi sekitar pukul 19.00 Wib, Minggu (14/2/2021) itu, terdapat tiga orang dievakuasi dalam kondisi selamat serta dua orang dalam kondisi meninggal.

Baca Juga: Dua Pendaki Ilegal Semeru Berhasil Dievakuasi, Satu Masih Terjebak di Jurang

Tiga orang warga Desa Selopuro yang dievakuasi dalam kondisi selamat yaitu Juni dan Fatim yang saat ini dirawat di RSUD Nganjuk. Serta Yuli yang dirawat di Puskesmas Ngetos. Sedangkan dua orang yang meninggal diketahui bernama Sri Utami dan Khasanah.

Menurut Suyatna, dalam upaya pencarian 16 warga yang dilaporkan hilang itu, personel Tim SAR gabungan dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).

"SRU pertama melakukan pencarian secara manual dengan menggunakan sejumlah peralatan pendukung, seperti alkon (mesin pompa air), sekop dan cangkul. SRU kedua melakukan pencarian dengan menggunakan excavator," paparnya.

Baca Juga: PMI Surabaya Galang Donasi Kemanusiaan lewat Bulan Dana 2026

Sejumlah kendala juga dihadapi tim SAR gabungan saat melakukan upaya pencairan korban. Di antaranya cukup sulitnya akses jalan untuk alat berat menuju ke lokasi, kondisi lokasi tanah longsor yang cukup curam dan masih ada retakan tanah di sekitar lokasi.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Hadi Adi Purnomo bersama Forkompimda Nganjuk meninjau lokasi longsorKepala Kantor SAR Surabaya, Hadi Adi Purnomo bersama Forkompimda Nganjuk meninjau lokasi longsor

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.