Senin, 15 Jun 2026 06:07 WIB

Whisnu Sakti Resmi Gantikan Risma, Ini Sederet Rencananya

Whisnu Sakti Buana bersama istri diapit Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Dardak
Whisnu Sakti Buana bersama istri diapit Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Dardak

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik Whisnu Sakti Buana menjadi Wali Kota Surabaya definitif, Kamis (11/2/2021).

Dalam pelantikan yang digelar di Ruang Wilwatikta Gedung Utama Grahadi itu, Whisnu Sakti Buana didampingi Dini Syafaria Endah, istrinya.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Prosesi pelantikan itu juga turut disaksikan Wakil Gubernur Jatim Emil Elistianto Dardak, Sekertaris Daerah Jatim Heru Tjahjono, Sekretaris Kota Surabaya Hendro Gunawan hingga Ketua DPRD Surabaya Dominikus Adi Sutarwijono.

Prosesi pelantikan berlangsung secara khidmat dan dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat, di mana setiap undangan wajib melewati screening tes swab antigen Covid-19.

Pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah yang dibacakan Gubernur Khofifah, diikuti Whisnu Sakti Buana yang ditunjuk menggantikan Tri Rismaharini (Risma) tersebut.

Gubernur Khofifah mengatakan, amanah yang diemban Whisnu kali ini merupakan hal besar. Sebab masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan Pemkot Surabaya dalam masa Pandemi Covid-19 ini.

"Baru saja kita saksikan pengambilan sumpah jabatan sekaligus pelantikan Mas Whisnu menjadi wali kota (Surabaya)," ujarnya.

Gubernur Khofifah juga mengucapkan selamat atas dilantiknya Whisnu sebagai wali kota Surabaya.

"Selamat melaksanakan tugas. Di saat seperti sekarang de fakto sudah melakukan banyak hal, PPKM hingga PPKM mikro," ungkapnya.

"Atas nama pemprov dan pribadi selamat. Semoga sisa masa jabatan produktivitas pemkot terus dijaga dan ditingkatkan," sambung Gubernur Khofifah.

Diketahui masa jabatan Whisnu sebagai Wali Kota Surabaya akan berakhir pada 17 Februari 2021.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Sementara itu, Whisnu Sakti mengatakan, selama sepekan menjadi wali kota Surabaya ke depan, pihaknya berharap bisa menjadikan Kota Surabaya yang saat ini masih dalam zona oranye menjadi zona kuning Covid-19.

"Kita bersama forkopimda akan terus bergerak melakukan treasing sehingga kita berharap Surabaya ini bisa pulih kembali pada masa Pandemi Covid-19," jelasnya.

Whisnu juga berencana akan melakukan refocusing terhadap perekonomian masyarakat di tingkat bawah, contohnya para pelaku UMKM. Refocusing itu dilakukan dengan membangkitkan kembali para pelaku UMKM pada masa PPKM mikro yang berlangsung pada 9-22 Februari 2021.

Mantan Ketua DPC PDI Surabaya itu berencana mengulirkan dana bagi pelaku UMKM, agar bisa tetap bergerak dan perekonomian berangsur-angsur pulih.

"Kita berencana membuka dapur-dapur umum di tingkat kampung-kampung tangguh itu dengan memberdayakan para pelaku UMKM yang ada di sana untuk membuat nasi bungkus untuk pemenuhan konsumsi para warganya. Sehingga ekonomi di sana bisa kembali bergairah," terangnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Whisnu menambahkan, refocusing itu dilakukan dengan mengambil dana di tingkat kelurahan dan dana proyek PU yang dinilai belum strategis atau belum diperlukan pada masa pandemi ini.

"Saat ini kita masih inventarisir terus terhadap dana tersebut. Ya nantinya kita dari dana PU tersebut nantinya akan kita sisihkan antara Rp 300 hingga Rp 500 miliar. Tapi nanti kita perkirakan ada dari beberapa dinas, tapi masih kita lihat dulu," paparnya.

Whisnu juga akan melakukan refocusing terhadap SDM masyarakat yang berada di Kota Pahlawan ini. Artinya proses belajar mengajar yang telah berlangsung pada masa pandemi, nantinya akan dilakukan perbaikan sehingga bisa memberikan kontribusi yang signifikan terhadap para pelajar.

"Kita ingin proses belajar ini bergairah kembali, sehingga meskipun belajar masih via daring tapi bisa menunjukkan kualitas terhadap anak didik," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.