Rabu, 17 Jun 2026 13:35 WIB

Kunjungan ke PWI Jatim, PKS: Pers Miliki Peran Strategis Bangun Bangsa

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Selasa, 09 Feb 2021 10:03 WIB

jatimnow.com - DPW PKS Jatim melakukan kunjungan ke kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur di Hari Pers Nasional (HPN).

Ketua DPW PKS Jawa Timur, Irwan Setiawan berharap terjalin kolaborasi positif dengan pers. Dalam kesempatan tersebut, Irwan juga mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2021.

Baca Juga: Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Kolaborasi positif itu, menurut Irwan Setiawan, bisa dilakukan untuk bersama mengusung agenda kebangsaan dan kerakyatan serta memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

"Ketika PKS tampil di tempat bencana untuk membantu korban bencana, PKS sedang melakukan pendidikan politik kepada masyarakat. Sekaligus membawa pesan bahwa siapapun harus mengambil peran dalam meringankan permasalahan bangsa," katanya dalam siaran pers yang diterima redaksi, Selasa (9/2/2021).

Irwan kemudian menyampaikan bahwa posisi pers dalam membangun bangsa ini sangat strategis, terlebih dalam era milenial saat ini dimana masyarakat dibanjiri berbagai informasi.

"Banjir informasi di era milenial, era digital, terutama di medsos, jumlahnya luar biasa banyak. Karenanya kami berharap pers terus bisa menjadi rujukan utama, terdepan melawan hoaks. Memberi informasi yang akurat kepada publik," ujarnya.

Baca Juga: Mahasiswa hingga Emak-Emak Antusias Ikuti Lomba Senam Kreasi PWI Lamongan

Irwan menyampaikan, sebagai partai politik, pers adalah mitra yang menjadi pilar dalam negara demokrasi. Edukasi politik yang dilakukan PKS kepada masyarakat juga perlu disebarkan kepada masyarakat melalui media.

Dalam kunjungan itu, Ketua DPW PKS Jawa Timur, Irwan Setiawan, didampingi Kabid Humas PKS Jatim, Reni Astuti, Anggota DPRD Jatim dari PKS, Dwi Hari dan diterima oleh Ketua PWI Jatim, Ainur Rokhim, Sekretaris Dewan Kehormatan PWI Jatim, Dwi Eko Lokononto dan Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Jatim, Mahmud Suhermono.

Ketua PWI Jatim, Ainur Rohim menyampaikan apresiasinya kepada PKS Jatim. Ia mengatakan bahwa PKS termasuk partai yang berdiri sudah lama, sejak pasca reformasi 1998, dan berkiprah di pemilu 99.

Baca Juga: Mengulik Isi Pertemuan PKS Jatim saat Sowan PWNU

"Artinya, partai ini sudah tahu dan paham tentang aspirasi yang mendesak dan prioritas dari masyarakat Indonesia khususnya Jatim seperti apa. Sehingga saya yakin PKS bisa merumuskan harapan-harapan masyarakat dan melahirkan produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat," katanya.

Ia kemudian mengatakan bahwa, SDM PKS banyak terdiri dari anak muda.

“Dengan kelebihan ini, PKS punya kemampuan komunikasi yang baik kepada publik. Karena itu saya menyarankan, jangan lelah membangun komunikasi dengan media, sebagai upaya untuk menyampaikan informasi ke publik," katanya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.