Senin, 15 Jun 2026 02:16 WIB

Pedagang Cabai di Probolinggo Dirampok, Uang Rp 25 Juta Amblas

Pedagang cabai yang diancam perampok dengan celurit
Pedagang cabai yang diancam perampok dengan celurit

jatimnow.com - Komplotan perampok bersenjata celurit menyatroni rumah pedagang cabai Niron Eryo (59), di Dusun Kalianyar, Desa Sumbersuko, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Minggu (7/2/2021) dinihari.

Eryo mengaku, perampokan itu terjadi sekitar pukul 01.00 Wib, saat dirinya hendak beristirahat di kamarnya setelah merekap hasil penjualan cabai ke Surabaya.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Satu pelaku masuk ke dalam rumah saya," ujar Eryo.

Saat itulah sang perampok meminta uang kepada Eryo dengan mengacungkan sebilah celurit.

"Awalnya saya kasih uang Rp 650 ribu, namun dia memaksa untuk meminta uang lebih besar lagi," terangnya.

Pelaku ini langsung memanggil satu pelaku lain dengan membuka pintu belakang rumahnya. Setelah pelaku lain masuk, satu di antaranya mengobrak-abrik kamar korban dan menggasak uang di dalam tas yang dicantolkan di tembok belakang gantungan bajunya.

Baca Juga: Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

"Semuanya memakai penutup wajah dan membawa senjata tajam berupa celurit. Logat Madura dan bertubuh tinggi," tuturnya.

Eryo mengaku uang yang ada di dalam tas tersebut berisi Rp 25 juta rupiah. Uang itu merupakan hasil penjualan cabai dan akan diserahkan kepada para petani.

Setelah berhasil menggasak uang tersebut, para pelaku kabur melalui pintu belakang dan mengancam agar korban tidak bersuara.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

"Pelaku diperkirakan sekitar 7 orang, tapi yang masuk ke dalam rumah hanya dua orang saja," tegas Eryo.

Sementara Kapolsek Dringu Iptu Taufik Nur Hidayat melalui Kanitreskrim Ipda Oni Trilaksono mengaku bahwa pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian setelah mendapat laporan perampokan tersebut.

"Kami sudah olah TKP dan sudah meminta keterangan korban. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan, semoga pelakunya bisa segera terungkap," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.