Senin, 15 Jun 2026 00:14 WIB

Nyaru Jadi Ojol, Pria ini Kirim Sabu dan Ekstasi di Dalam Hard Disk

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 05 Feb 2021 18:51 WIB

jatimnow.com - Seorang kurir narkoba dibekuk Unit Reskrim Polsek Gubeng. Dari penangkapan itu, tim menyita setengah kilogram sabu dan ratusan pil ekstasi.

Kurir itu adalah AHW (34), warga Jagir Surabaya. Ia disergap saat meranjau barang haram tersebut di daerah Ngagel Tama Tengah, Surabaya.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

"Tersangka merupakan target operasi Unit Reskrim kami. Saat ini sudah kami tahan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," ujar Kapolsek Gubeng, Kompol Palma F Pahlevi, Jumat (5/2/2021).

Ia menjelaskan, dalam beraksi tersangka menyaru sebagai driver ojek online (ojol). Cara itu dipakai agar saat proses pengiriman narkoba tidak terendus.

Selain itu, tersangka juga memanfaatkan hardisk sebagai alat menyimpan sabu. Kemudian dikemas seperti paket menggunakan lakban hitam dilapisi bubble warp agar terlihat dari luar seperti barang elektronik biasa.

Usai menangkap tersangka, Unit Reskrim Polsek Gubeng kemudian melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan AHW.

Di depan polisi, tersangka mengaku sempat mengirimkan barang serupa di salah satu tempat ekspedisi yang berada di kawasan Ngagel, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Saat dikembangkan itu, anggota juga menemukan satu paket dengan model serupa di kantor ekspedisi tersebut. Sementara di tempat ekspedisi lain, di kawasan Ngagel Madya, anggota juga berhasil mendapatkan barang bukti sebuah kardus berisi sabu-sabu dan ekstasi," jelas Palma.

Tersangka AHW mengaku mendapatkan barang haram tersebut atas perintah dari MV, yang kini ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Sekali pengiriman, AHW dijanjikan upah sebesar Rp 500 ribu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Saya hanya disuruh," dalih pelaku.

Barang bukti yang diamankan adalah 4 poket sabu dengan berat keseluruhan 519,88 gram, 7 poket ekstasi yang isinya 519 butir, dan 8 hardisk sebagai kamuflase.

"Kasus ini masih akan terus kami kembangkan, dalami lagi untuk berusaha mengungkap jaringan di atasnya. Termasuk memburu tersangka MV, yang kini sudah kami tetapkan sebagai DPO," pungkas mantan Kapolsek Lakarsantri tersebut.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.