Senin, 15 Jun 2026 09:29 WIB

Kisah Keluarga Pencopet di Surabaya: Sewa Mobil hingga Berbagi Peran

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 03 Feb 2021 15:31 WIB
Komplotan copet libatkan satu keluarga diamankan Unit Resmob Polrestabes Surabaya (Foto-foto: Farizal Tito/jatimnow.com)
Komplotan copet libatkan satu keluarga diamankan Unit Resmob Polrestabes Surabaya (Foto-foto: Farizal Tito/jatimnow.com)

jatimnow.com - Komplotan copet yang biasa beraksi di sejumlah pasar dan pusat perbelanjaan di Kota Surabaya diringkus Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Dari empat pelaku, tiga di antaranya adalah satu keluarga.

Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Rizky Wicaksana menyebut bahwa tiga orang satu keluarga yang menjadi komplotan copet itu adalah warga Jalan Darmo Permai Utara, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Komplotan ini berjumlah empat orang. Tiga di antaranya satu keluarga. Otak komplotan adalah tersangka RDA (Rio Didik Agus)," terang Arief, Rabu (3/2/2021).

Dalam aksinya, tersangka Rio mengajak istri dan anaknya. Pria 50 tahun itu memang sudah berpengalaman, sehingga berani mengajak keluarganya.

Baca juga:  Miris! Satu Keluarga di Surabaya Jadi Komplotan Copet

"Awalnya saya ajak ke Tugu Pahlawan, bawa mobil sewaan yang biasa saya pakai untuk kerja sopir online. Anak dan istri saya awalnya tidak saya kasih tahu kalau mau nyopet. Tapi pas sampai di Tugu Pahlawan, di dalam mobil saya kasih tahu. Awalnya menolak, tapi akhirnya mau," aku Rio.

"Waktu itu memang hari Minggu, kan ada pasar pagi di sana (Tugu Pahlawan). Kemudian saya kasih bagian masing-masing saat mencopet dan berhasil," tambahnya.

Barang bukti yang disita Unit Resmob Polrestabes Surabaya dari komplotan copet libatkan satu keluargaBarang bukti yang disita Unit Resmob Polrestabes Surabaya dari komplotan copet libatkan satu keluarga

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Meski awalnya berjalan mulus, aksi kejahatan mereka akhirnya terendus polisi. Rio bersama istri dan anaknya serta satu wanita yang diajak mencopet itu diamankan Tim Resmob di Jalan Bibis, Surabaya.

"Pas ketangkep itu, saya, istri, anak saya dan teman saya habis nyopet HP. Saya gak tahu kalau di pasar pagi ada polisi. Setelah ketahuan langsung kabur itu," ungkap Rio.

Rio mengaku sudah lima kali ini mencopet. Tapi itu dilakukan hanya bersama seorang temannya, yaitu Sri Wardhani (41), warga Jalan Oro-oro, Tambaksari, Surabaya. Dalam aksi pertama dan keempat, Rio tidak melibatkan istri dan anaknya, Ary Yuana (47) dan Ori Ramadhan Tiko (27).

"Kalau sama temen saya itu lima kali. Di JMP tiga kali, di Pasar Turi dua kali. Dan terakhir di Pasar Pagi (Tugu Pahlawan) itu sama anak dan istri saya," tambahnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Untuk sasaran, Rio Cs selalu menyasar perempuan. Alasannya, lebih gampang.

"Yang bagian nyopet itu teman saya. Kemudian hasilnya dikasihkan ke saya. Jadi ada tugasnya sendiri-sendiri. Kalau pas yang ngajak anak dan istri saya, sama juga tugasnya. Tapi anak dan istri saya hanya bagian mengalihkan korban atau menghalang-menghalangi saja. Saya yang nerima hasil copet dan mengawasi," jelasnya.

Rio mengaku sebenarnya tidak ingin menjadi spesialis copet. Namun dengan dalih kondisi perekonomian yang sulit, membuatnya gelap mata.

"Dari hati kecil saya sebenarnya gak mau. Tapi sekarang kondisinya seperti ini, lagi Pandemi Covid-19. Kerjaan juga sepi. Saya menyesal," tuturnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.