Senin, 08 Jun 2026 14:59 WIB

Gunung Es Terbesar Antartika Kembali Pecah

Fragmen terbesar dari balok es Antartika yang awalnya berukuran sekitar 5.800 km persegi telah mengalami perpecahan besar lainnya (Foto: copernicus/sentinentel 1via bbc via Republika)
Fragmen terbesar dari balok es Antartika yang awalnya berukuran sekitar 5.800 km persegi telah mengalami perpecahan besar lainnya (Foto: copernicus/sentinentel 1via bbc via Republika)

jatimnow.com - Gunung es A68a yang dulunya perkasa tampaknya sedang sekarat. Fragmen terbesar dari balok es Antartika yang awalnya berukuran sekitar 5.800 km persegi telah mengalami perpecahan besar lainnya.

Citra satelit menunjukkan setidaknya dua segmen melayang berdekatan sekitar 135 km tenggara teritori Inggris di Georgia Selatan. Keduanya dipastikan segera menjauh.

Baca Juga: Mbediding: Suhu Dingin Menyergap Saat Kemarau, Waspadai Dampaknya!

Dilansir di BBC, Jumat (29/1) disebutkan, selama lebih dari tiga tahun, A68a adalah gunung es terbesar di dunia. Luasnya yang paling besar, ukurannya sekitar seperempat dari luas Wales, atau New Jersey atau Israel.

Tetapi iklim yang lebih hangat dan laut yang lebih agresif secara bertahap menariknya terpisah saat bergerak ke utara menjauh dari Antartika ke Atlantik Selatan.

Gunung es diberi nama secara berurutan, dengan huruf awalan yang menunjukkan kuadran benua putih tempat mereka dilahirkan. Nomor mencatat posisinya dalam urutan tersebut. Setiap urutan fragmen utama yang keluar dari blok asli kemudian mendapatkan sufiks berhuruf.

Sebelum Kamis (28/1), proses nomenklatur ini telah mencapai A68f. Setelah pemisahan terakhir ini, porsi yang lebih besar akan tetap menggunakan nama A68a dengan yang lebih kecil mendapatkan nama baru A68g. Namun hal ini harus dikonfirmasi oleh Pusat Es Nasional AS, yang mengawasi sistem penamaan.

Menjelang akhir tahun lalu, A68a terlihat dari luar angkasa seperti jarum penunjuk yang besar. Curahnya yang masih signifikan memicu kekhawatiran bahwa gunung es A68a dapat mengganggu kehidupan di Georgia Selatan jika mendarat di lepas pantai di perairan dangkal.

Yang dikhawatirkan adalah adanya penghalang sebesar itu dapat mengganggu perilaku mencari makan banyak penguin dan anjing laut di pulau itu. Dengan peristiwa disintegrasi terbaru, bahaya skenario ini sepertinya telah berlalu.

Baca Juga: 5 Fenomena Astronomi yang Terjadi di Bulan Januari Tahun 2025

Pertanyaan utama sekarang adalah apakah ekspedisi ilmiah yang bertujuan mempelajari gunung es akan memiliki sesuatu yang tersisa untuk diamati pada saat ia tiba di lokasi.

Para peneliti akan segera menaiki Kapal Riset Kerajaan Inggris James Cook di Kepulauan Falkland dan berlayar ke timur menuju Georgia Selatan.

Mereka juga memiliki penyelidikan lain yang tidak terkait untuk dikejar, tetapi mereka berharap untuk menempatkan beberapa kendaraan otonom di sekitar A68a untuk mempelajari lebih lanjut tentang dampaknya terhadap lingkungan.

Subjek studi mereka menjadi jauh lebih kecil sejak ekspedisi diumumkan pada pertengahan Desember.

Baca Juga: Penjelasan BMKG soal Hujan Es di Sebagian Wilayah Sidoarjo

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.