Sabtu, 06 Jun 2026 15:01 WIB

Sengketa Pilwali Surabaya

Tim Kuasa Hukum MAJU Ajak Warga Tonton Sidang MK: Agar Tahu Faktanya

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Selasa, 26 Jan 2021 22:42 WIB
Kuasa Hukum Machfud Arifin-Mujiaman (MAJU), Veri Junaidi saat mengikuti persidangan di MK pada Selasa (26/1/2021)
Kuasa Hukum Machfud Arifin-Mujiaman (MAJU), Veri Junaidi saat mengikuti persidangan di MK pada Selasa (26/1/2021)

jatimnow.com - Kuasa Hukum Pemohon Pasangan Calon (Paslon) Machfud Arifin-Mujiaman (MAJU) dalam sengketa Pilwali Surabaya 2020, Veri Junaidi menanggapi pihak terkait yang menyebut permohonan MAJU akan ditolak oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami mendengar dari pemberitaan dan juga dari banyak pihak bahwa gugatan ini (yang diajukan pemohon Machfud Arifin-Mujiaman) dianggap lemah. Sehingga diawal-awal saat kami mendaftar, orang menyampaikan gugatan ini tidak akan diregister oleh MK," ujar Veri, Selasa (26/1/2020).

Baca Juga: Dimanakah Ibukota Indonesia yang Sebenarnya?

Menurut Veri, keyakinan pihak terkait bahwa permohonan dari pemohon Machfud Arifin-Mujiaman akan ditolak sejak awal, akhirnya terbantahkan.

"Faktanya permohonan yang kami ajukan diregister oleh Mahkamah Konstitusi," jelasnya.

Menurut Veri, dia juga membaca berita bahwa pada sidang perdana sengketa hasil penetapan suara Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya Tahun 2020 di MK pada hari ini, juga akan ditolak oleh majelis hakim.

"Faktanya lagi, hari ini kita bisa menyampaikan fakta-fakta terkait permohonan dan sidang terang benderang. Buktinya, faktanya kuat," tuturnya.

Veri menambahkan, melihat dari persidangan hari ini di MK, pihaknya optimis bahwa majelis hakim mendengarkan dalil-dalil dan permohonan yang disampaikan oleh pemohon.

"Kalau melihat proses persidangan yang berjalan hari ini kan terungkap banyak fakta. Ada keterlibatan pemerintah kota. Ada keterlibatan wali kota Surabaya (saat itu Tri Rismaharini atau Risma) dan juga struktur di bawahnya," papar dia.

Baca Juga: MBG dan Ujian Negara, dari Dapur Rakyat hingga Mahkamah Konstitusi

"Kita menunggu saja, kemudian menjadi bantahan dari termohon dan pihak terkait. Kita menunggu dari mereka untuk membantah. Kami menyerahkan semuanya ke MK untuk menilai fakta-fakta dan bukti-bukti yang diajukan," sambungnya.

Veri pun berpesan kepada masyarakat, khususnya warga Kota Surabaya untuk lebih konsen melihat bagaimana proses di persidangan, juga proses pembuktiannya.

"Warga Surabaya bisa mengikuti proses persidangan yang sangat terbuka, bisa live di YouTube dan dapat disaksikan oleh seluruh warga Kota Surabaya," katanya.

"Penting sebenarnya untuk bisa melihat secara langsung persidangan itu, sehingga warga mendapatkan informasi yang tepat dan tidak tersamarkan oleh berita-berita yang menyesatkan, yang mengatakan permohonan tidak akan diregister, permohonan tidak akan disidangkan," tambahnya.

Baca Juga: MK Larang Polisi Pidanakan Wartawan, PFI: Kemenangan Besar Demokrasi

Veri menyebut, dilihat dari sidang yang berlangsung hari ini di MK, pihaknya berharap hal itu memberikan semangat yang baru kepada warga Kota Surabaya untuk membuka banyak kecurangan dan pelanggaran yang terjadi di Pilwali 2020.

"Khususnya soal keterlibatan birokrasi, ASN dan khususnya Pemerintah Kota Surabaya," tandasnya.

 

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.