Sabtu, 06 Jun 2026 18:31 WIB

Projo Banyuwangi Optimis MK Mentahkan Gugatan Yusuf-Riza di Pilkada

jatimnow.com – Para pendukung pasangan calon Ipuk Fiestindani-Sugirah di Pilkada Banyuwangi optimistis gugatan tim pasangan Yusuf Widiyatmoko-Riza Aziziy akan ditolak Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kami yakin MK akan mementahkan gugatan pasangan 01 (Yusuf-Riza), karena tuduhan-tuduhannya tidak mendasar," kata Ketua Pro Jokowi (Projo) Banyuwangi, Rudi Latief, dalam siaran pers yang diterima redaksi, Senin (25/1/2021).

Baca Juga: Dimanakah Ibukota Indonesia yang Sebenarnya?

Projo adalah salah satu kelompok pendukung Ipuk-Sugirah.

Rudi mengatakan, banyak tuduhan dari kubu Yuriz yang tidak mendasar. Seperti tuduhan menggunakan program Pemkab Banyuwangi untuk pemenangan Ipuk-Sugirah.

Misalnya, tuduhan pembangunan jalan atau pavingisasi yang oleh kubu Yusuf-Riza dinilai untuk menggalang dukungan pada Ipuk-Sugirah. Tuduhan itu masuk dalam gugatan yang dilayangkan kubu Yusuf-Riza ke MK.

"Kalau membangun jalan disebut sebagai mobilisasi program Pemkab Banyuwangi, ya keliru. Kalau toh membangun jalan atau paving, ya itu memang sudah ada dalam program pembangunan pemerintah, sudah masuk APBD. Masak gara-gara Pilkada, kemudian pembangunan jalan dihentikan. Kalau pembangunan jalan dihentikan, yang rugi ya masyarakat," jelasnya.

Apalagi, lanjut Rudi, pembangunan jalan atau pavingisasi ini juga instrumen pemulihan ekonomi di masa pandemi karena bisa membuka lapangan kerja.

Rudi mengatakan, pembangunan jalan adalah program berkelanjutan setiap pemda se-Indonesia.

Baca Juga: MBG dan Ujian Negara, dari Dapur Rakyat hingga Mahkamah Konstitusi

"Tiap tahun di seluruh Indonesia ini, semua pemkab, pemkot, pemprov selalu bangun jalan dan bikin pavingisasi. Masak bangun jalan 2017, 2018, 2019 enggak dipermasalahkan, baru tahun 2020 dipermasalahkan?" ujarnya.

Bahkan, Rudi menyebut sebaliknya dampak pembangunan jalan justru memberikan kesan positif kepada Yusuf Widiyatmoko yang merupakan wakil bupati Banyuwangi petahana.

"Misalnya pemkab membangun jalan atau paving di desa A, kan otomatis Pak Yusuf sebagai wakil bupati petahana yang juga terdampak positif," jelas Rudi.

Selain pembangunan jalan, kubu Yusuf-Riza juga memasukkan gugatan pada MK terkait penyaluran insentif guru ngaji oleh Pemkab Banyuwangi.

Baca Juga: MK Larang Polisi Pidanakan Wartawan, PFI: Kemenangan Besar Demokrasi

”Insentif guru ngaji kan sudah masuk dalam APBD Banyuwangi. Masak gara-gara Pilkada, kemudian tidak dicairkan? Dan itu forum terbuka lho, jelas bahwa insentif guru ngaji itu dari Pemkab Banyuwangi yang di dalamnya ada Bupati Anas dan Wabup Yusuf. Coba dicek itu berkas pencairan insentif guru ngaji, kan logo Pemkab, bukan logo paslon tertentu," jelasnya.

Itulah yang membuat Rudi yakin gugatan Yusuf-Riza tidak akan dikabulkan MK.

"Saya yakin MK akan mentahkan gugatan itu, karena tidak memiliki dasar yang kuat," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.